Waduuh, Jutaan Akun Twitter Dibobol

Akun Twitter Banyak Dibobol Oleh Hacker – Beberapa waktu lalu, hampir ratusan juta akun twitter berhasil dibobol oleh seorang hacker yang berasal dari Rusia. Bahkan, tidak hanya membobolnya saja tetapi ia juga menjual hasil peretasan akun tersebut.

akun twitter banyak dibobol oleh hacker

Hacker asal Rusia dengan nama Tessa88 mengkalim bahwa ia telah berhasil memegang cache yang berisikan alamat email, password, dan username 379 juta akun Twitter pada hari Selasa kemarin. Lalu, pada hari-hari berikutnya, LeakedSource mengklaim bahwa telah berhasil membobol 33 juta akun.

Dilansir dari Okezone.com, disebutkan bahwa Tessa88 menjual database tersebut seharga 10 bitcoin atau setara dengan Rp 76 juta. Selain itu, ia juga mengaku bahwa peretasan tersebut mrupakan hasil dari braching LinkedIn dan MySpace. Merespon laporan tersebut, akhirnya membuat pihak Twitter untuk segera bertindak tegas.

Dikutip dari Okezone.com dikatakan bahwa microblogging dengan ikon burung tersebut memutuskan untuk segera mengunci beberapa akun dan mengirimkan email kepada para pengguna supayaa mereka segera untuk me-reset password. Di sisi lain, Twitter sendiri telah menulis dalam blognya bahwa sejumlah nama dan passwordnya yang telah dicuri itu bukanlah hasil peretasan server-nya melainkan pencurian password tersebut sangat dimungkinkan merupakan hasil kombinasi informasi layanan lain yang dicuri, korban mesin malware yang mencuri password dari seluruh situs atau bisa jadi justru keduanya.

Leaked Source sendiri mengungkapkan bahwa kebocoran yang dialami Titter ini dilakukan dengan meengandalkan malware yang dikirim puluhan juta komputer untuk mencuri username dan password dari browser, seperti Chrome dan Firefox. Namun, hingga saat inimasih belum diketahui secara pasti jumlaah akun yang telah dikunci meski di sisi lain pihak perusahaan sendiri juga telah mengaku pada Wall Street Journal bahwa ada jutaan akun yang dibobol. Seperti diketahui, banyak artis dan tokoh terkenal yang memiliki jutaan pengikut menjadi korban peretasan ini sejak akhir Mei. Baca juga Twitter Tampak Tak Serius Dengan Yahoo dan Pertahankan Karyawan-karyawan Kompeten, Twitter Bagikan Bonus dan Saham.

Top