Selotip Mark Zuckerberg

MacBook Mark Gunakan Selotip Aneh – Jika orang tak terkenal berbuat hal yang aneh, pasti dianggap orang aneh. Namun jika orang terkenal melakukan sesuatu yang tak lazim, dapat dipastikan analisa para ahli akan langsung datang membanjiri perilaku tersebut. Kali ini, para ahli sednag mendekati perilaku aneh pendiri dan pemilik jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook. Kabarnya Mark Zuckerberg ketahuan melakukan sesuatu yang tak lazim.

selotip mark zuckerberg

Perilaku Mark ini sebenarnya bukan hal yang sengaja didapati. Pasalnya, Mark sengaja berfoto untuk memamerkan dirinya sedang menggenggam tampilan wall instagram sebagaimana sering dilakukan dibanyak photobooth. Namun sayangnya, background foto yang digunakan oleh Mark adalah ruang kantornya sendiri. Akhirnya dan entah bagaimana, perilaku Mark pada MacBook yang digunakannya menjadi perhatian banyak orang.

Pasalnya, dalam gambar tersebut terlihat MacBook yang berada di dekat Mark ditutupi selotip pada bagian kamera dan sisi kirinya. Hal tersebut cenderung aneh jika melihat fungsi dari sebuah kamera laptop untuk menutupi kedua fitur tersebut. Awalnya, para pakar memperkirakan bahwa Mark tak suka narsis di depan kamera kemudian menutupnya.

Namun, belakangan pengamat teknologi Chris Matyszczyk ikut buka suara. Pasalnya, ia berpendapat bahwa Mark kemungkinan takut mengalami peretasan. Pasalnya, pendapat tersebut berdasarkan saran dari James Comey beberapa tempo yang lalu untuk menyelotip lensa dan jack audio untuk menghindari peretasan. Alhasil, nampaknya prediksi kali ini lebih dekat dengan kebenaran, sebagaimana dilansir dari Kompas (23/6/2016).

Sayangnya, apabila hal ini benar adanya, maka Mark sedang menggenggam bola panas. Pasalnya, dirinya selaku CEO dari situs jejaring masal yang memiliki banyak data rahasia di dalamnya telah menunjukkan paranoid yang berlebihan atas aktivitas hacker. Hal tersebut dapat menjadi landasan ketakutan pengguna situs yang dinaungi oleh Mark untuk melakukan hal yang sama paranoidnya.

Namun, sebagaimana diketahui, beberapa saat yang lalau Mark menjadi korban peretasan lantaran disinyalir menggunakan password yang sangat buruk untuk akun Twitter-nya. Bahkan kabarnya, akun ayng diretas meliputi jejaring sosial lain milik Mark pula. Walaupun pelakunya sudah mengakui diri dan mendapatkan hukuman langsung dari otoritas Twitter, namun nampaknya efek trauma yang didapatkan oleh Mark tak bisa hilang semudah itu. Baca juga Mark Zuckerberg Kehilangan Akses Twitternya dan Mark Tidak Suka Kehadiran Google Plus.

Top