Sebut Telkomsel Monopoli, Indosat Ikut Diperiksa KPPU

Tembakan Indosat Ooredoo Melukai Dirinya Sendiri – Nampaknya akan segera menjadi pelajaran bersama bahwa spanduk dapat menyebabkan masalah bermuara ke masalah hukum. Hal ini nampaknya akan segera dialami Indosat Ooredoo dan tentu lawan usahanya Telkomsel. Jika melihat garis waktunya, permasalahan memang mencuat dari perilaku aktif Indosat Ooredoo yang dengan sengaja menjatuhkan lawannya, Telkomsel, dari sisi harga. Kendati sudah ditimpali bukan tindakan resmi, dan sudah berusaha menghindar dengan alasan praktik tak sehat dari Telkomsel, nampaknya tak akan menyelamatkan Indosat Ooredoo begitu saja dari endusan ketentuan yang berlaku.

sebut telkomsel monopoli indosat ikut diperiksa kppu

Setelah sebelumnya dipanggil oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, kali ini Indosat Ooredoo dikabarkan akan dipanggil oleh Komisi Pengawasan Persaingan Usaha, sebagaimana dilansir dari Okezone (24/6/2016). Sayangnya, status pemanggilannya tersebut bukan menjadi saksi atas tudingannya kepada Telkomsel melainkan sebagai terperiksa atas perilakunya sendiri.

Jika melihat peristiwa yang lalu, Indosat Ooredoo melalui CEO-nya Alexander Rusli dengan bangga berkelit bahwa munculnya spanduk tersebut lantaran reaksi kesal penguasaan pasar oleh Telkomsel di luar pulau Jawa hingga 80 persen. Tentu, jika memang demikian adanya Indosat Ooredoo punya alasan yang kuat untuk melakukan suatu perbuatan melawan ketidakadilan tersebut. Namun tentu bukan melalui spanduk yang mejatuhkan, melainkan melalui ranah hukum yang sudah tersedia.

Sayangnya, tembakan yang dilontarkan melalui spanduk dan pernyataannya tersebut nampaknya tak mampu menyelamatkan Indosat Ooredoo dari masalah baru. Pasalnya, jargon harga yang lebih murah dari Telkomsel lantaran memiliki tarif 1 Rupiah perdetik akan segera menjadi objek pemeriksaan KPPU. Merujuk pada pernyataan Syarkawi Rauf, Ketua KPPU. ketentuan tarif super murah Indosat Ooredoo tersebut tak ada dasar yang jelas, sehingga perlu untuk diperiksa.

Di sisi lain, memang Telkomsel juga tak lepas dari pemeriksaan. Tentu, pemeriksaan yang dilakukan adalah seputar tudingan Alex kepadanya yang menyatakan adanya monopoli untuk daerah luar Jawa. Selain itu, isu baru mengenai pemborongan kartu Indosat Ooredoo oleh Telkomsel agar konsumen kesulitan untuk mendapatkannya akan diusut pula oleh KPPU.

Sebagai informasi, beberapa tahun sebelumnya pernah terjadi perang tarif antar operator telepon seluler dengan harga 1 Rupiah ke bawah. Hal ini menjadi fokus larangan KPPU karena dapat berdampak kepada kematian pesaingnya secara disengaja yang mengakibatkan monopoli oleh operator bertahan. Baca juga Kini, Giliran Telkomsel yang Dimintai Keterangan oleh BRTI dan Indosat Tak Berani Bicara Sendiri, Operator Lain Ikut Diajak.

Top