Rugikan Negara! Selisih Harga Redmi Note 2 Versi BM Bisa Sampai Rp800 Ribu

Smartphone Black Market Tetap Banyak Beredar – Saat ini, kehadiran smartphone-smartphone canggih di pasaran memang seolah tak ada matinya. Dari mulai yang harga murah hingga yang harganya puluhan juta, sama-sama memiliki penggemar. Sayangnya, harga ponsel-ponsel canggih yang masuk ke Indonesia harga jualnya menjadi sangat mahal. Nah, akibatnya banyak pihak yang mengambil jalan pintas untuk bisa mendapatkan produk berkualitas tinggi namun dengan harga murah yaitu membeli produk ilegal alias black market. Fenomena perangkat smartphone BM atau black market memang telah menjamur sejak dulu, bahkan hingga sekarang-pun masih tetap banyak yang berani melakukannya meskipun banyak kasus yang kena razia pihak berwajib.

smartphone black market tetap banyak beredar

Salah satu yang saat ini masih menjual smartphone black market ini salah satunya adalah di pusat perbelanjaan, Thamrin City. Dari informasi yang dilansir melalui Okezone, Sabtu (18/06/2016) selaku pihak yang melakukan penelusuran langsung, diketahui harga BM dari Xiaomi Redmi Note 2 bisa dijual dengan harga Rp800 ribu lebih murah dari harga normal.

Dalam kutipan yang dilansir melalui sumber yang sama, salah seorang penjual menyodorkan tiga unit ponsel Xiaomi yaitu Redmi Note 2, dan dua perangkat Redmi 2 sambil berkata, “Ayo cepetan kalau mau beli Redmi Note, kebutu ada razia,” Ujarnya.

Penjual yang tak disebutkan identitasnya tersebut mengatakan bahwa saat ini ia menjual perangkat Xiaomi Redmi Note 2 dengan harga Rp2 jutaan sementara jika lewat distributor akan lebih mahal lagi bisa sekitar Rp2,8 jutaan. Sayangnya, saat ditanya soal razia yang telah terjadi baru-baru ini, di mana pihak berwajib berhasil menjarah ribuan unit produk Xiaomi BM, pihaknya enggan berkomentar.

Toko lain yang dikunjungipun sama, hanya saja produknya berbeda. Secara terang-terangan toko kedua ini menceritakan keberadaan smartphone iPhone 6s BM. Penjaga toko bahkan menjelaskan bagaimana cara melakukan pemesanan ponsel BM tersebut.

“Ada mas, tetapi indent (pesan dulu) ya, nunggu setengah jam,” Ungkapnya.

Untuk iPhone BM, pihaknya bisa mnejual iPhone 6S seharga Rp12 juta dan iPhone SE seharga Rp7 jutaan. Bahkan ia menambahkan bahwa untuk iPhone 6S lebih banyak diminati daripada Xiaomi yang banyak keluhan.

Sayangnya, dari seluruh narasumber masih tetap menutupi dari mana dan bagaimana mereka bisa mendapatkan stok produk BM yang dijualnya itu. Baca juga Ponsel Black Market Rugikan Pemerintah Hingga Rp 4 Triliun dan Xiaomi BM Laris Manis Walau Dikejar Petugas

Top