Penjelasan CEO Indosat Ooredoo

CEO Indosat Angkat Bicara Masalah Banner Sindiran – Dunia telekominikasi-pun tak luput dari masalah persaingan. Tentu hal ini pada hakikatnya memberikan dampak positif bagi konsumen lantaran produsen akan selalu berlomba untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dari pesaingnya dengan harga murah. Namun, tak melulu persaingan dilakukan dengan cara yang baik lantaran terkadang saling menjatuhkan terjadi antara pemain bisnis.

penjelasan ceo indosat ooredoo

Hal ini nampaknya sedang menimpa Indosat Ooredoo. Diberitakan dari berbagai sumber, dirinya sedang bermasalah dengan Telkomsel lantaran mencatut nama pesaingnya tersebut dalam promo yang dilakukannya. Promo yang terjadi di daerah Jawa Timur tersebut mencantumkan IM3 Ooredoo lebih baik secara kuantitas harga ketimbang Telkomsel. Sontak hal tersebut mampu menggegerkan dunia maya. Bahkan terakhir, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia angkat bicara akan memanggil Indosat Ooredoo guna membahas kasus tersebut.

Kali ini, gantian CEO Indosat Ooredoo yang ambil suara. Setelah diberitakan berbagai pihak, Alex selaku CEO Indosat Ooredoo Indonesia ajang promo yang mencatut Telkomsel tersebut bukanlah aksi resmi dari perusahaannya. Menurutnya hal tersebut berasal dari gerakan Below The Line yang kemudian diinformasikan melalui event Indosat Ooredoo.

Alex menambahkan bahwa hal tersebut bukan merupakan perilaku perang tarif yang diinisiasi oleh Indosat Ooredoo denagn Telkomsel. Pasalnya, Alex menyatakan bahwa harga tarif yang dipasang oleh Indosat Ooredoo dari off net menurun lantaran tarif on net-nya naik. Hal tersebut berarti terjadi proporsional harga yang wajar.

Dilansir dari sumber yang sama, Alex malah berkutat pada pembicaraan mengenai dominasi salah satu operator telepon seluler di luar pulau Jawa. Pasalnya Alex mengeluhkan bahwa ada operator telepon seluler yang menguasai hampir 86 persen pengguna di luar Jawa yang menyulitkan Indosat Ooredoo. Bahkan Alex menyatakan bahwa secara regulasi operator tersebut didukung secara penuh yang mengakibatkan dominasinya semakin kuat.

Meskipun hingga saat ini tak jelas regulasi yang mana yang disebutkan oleh Alex, namun dirinya telah menyatakan harapan ada regulasi yang mengatur masalah ini. Menurutnya, dominasi salah satu operator seluler di luar Jawa tersebut sudah tidak sehat dalam kategori persaingan usaha. Padahal berdasarkan pantauan Begawei, masalah monopoli sebenarnya sudah diregulasi melalui UU Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang sebenarnya bisa menjadi rujukan bagi Indosat Ooredoo apabila merasa dirugikan. Baca juga BRTI Bertindak, Masalah Indosat Tak Main-Main dan Indosat Ooredoo Mulai Terang-terangan Bandingkan Tarif dengan Kompetitor.

Top