Opera Raja Browser Cepat

Pertandingan Browser Tercepat Dimotori Opera – Jika melihat sejarah kemucnulan browser, sebenarnya sedikit banyak tak akan lepas dari kerja Microsoft pada Internet Explorernya. Pasalnya, penciptaan browser dengan konsep tampilan tatap muka yang dapat dinikmati saat ini punya inti yang dibuat oleh Microsoft. Jika pada masa lampau putusan pengadilan tidak memerintahkan Microsoft untuk melepas sumber kode programnya, bukan tak mungkin hanya ada Internet Explorer yang akan menghiasi pengalaman surfing pecinta dunia maya saat ini.

opera raja browser cepat

Setelah kode sumber program dibuka, Mozilla Firefox memang tampil pertama kali untuk menyediakan pengalaman yang berbeda. Disusul beberapa developer lainnya, dan terakhir Chrome dari Google. Namun nampaknya perkembangan browser tak berhenti sampai disitu. Pasalnya Opera juga bermain dalam pasar browser, mungkin pada segmen yang lebih kecil lantaran terkenal sebagai jagoan browser mobile via Opera Mini.

Kecanggihan Opera Mini tak kunjung usai hingga akhirnya Opera terpaksa sedikit tenggelam setelah kemunculan Android. Pasalnya, munculnya sistem terbuka yang menyediakan komunitas meluas dari Android menerbitkan developer-developer handal macam UC yang menjadi saingan telak Opera untuk segmen mininya. Kali ini Opera dikabarkan tak mau kalah dengan browser lainnya.

Pasalnya, Opera telah memasang fitur untuk mempercepat proses memuat laman internet bagi para pengguna. Setelah konsep VPN yang digunkaan untuk kompresi data bisa dibilang sukses besar, kali ini Opera dikabarkan memasang fitur Adblocker secara default. Fitur ini akan setia memburu iklan untuk dicegah tampil pada laman yang diakses.

Hal ini sebenarnya berawal dari pemikiran bahwa sedikit banyak iklan yang ditonton oleh pengguna dalam laman yang diaksesnya akan mengambil pasokan data dan bandwith yang tersedia. Alhasil, dengan peniadaan iklan untuk diakses maka bandwith dan kuota data hanya akan fokus untuk mengakses laman internet saja.

Ternyata, hal ini terbukti dari tataran praktik secara signifikan. Dilansir dari Okezone (18/6/2016), Opera terbaru mampu memuat laman secepat 4.3 detik saja. Sedangkan Chrome sebagai andalan Google lebih lambat di 4.9 detik saja. Menariknya, browser yang memang punya jargon anti iklan seperti Adblocker Browser, ternyata malah memiliki akses yang lebih lambat di 7.7 detik. Dari hasil informasi tersebut, dapat dikatakan bahwa Opera telah kembali menduduki kembali kursi raja browser. Baca juga Opera Lahirkan Fitur Baru Hemat Daya dan Nikmati Aplikasi VPN Gratis Opera di iPhone dan iPad.

Top