Masih Urusan Jiplak-Menjiplak, Kini Giliran Meizu Kena Tuduh Qualcomm

Gunakan Teknologi Paten Tanp Bayar Kompensasi, Qualcomm Tuduh Meizu Menjiplak – Akhir-akhir ini rasanya beberapa perusahaan industri teknologi tengah mengalami permasalahan yang serupa yaitu main tuduh-tuduhan. Baru saja, dikabarkan bahwa Xiaomi dituduh meniru strategi pemasaran Apple. Nah, kali ini giliran Meizu yang kena tuduh Qualcomm terkait penggunaan teknologi yang dipatenkan tanpa membayar kompensasi.

qualcomm tuduh meizu jiplak teknologi yang dipatenkan tanpa bayar kompensasi

Informasi tersebut seperti yang diungkap The Wall Street Journal yang dilansir melalui KompasTekno, Selasa (28/06/2016) dikatakan bahwa Qualcomm mengajukan gugatan hukum terhadap Meizu pada hari Kamis lalu di pengadilan Bijing, China.

Dalam hal ini, Qualcom mengajukan gugatan atas properti intelektualnya yang telah diklaim digunakan oleh Meizu meliputi standar 3G dan 4G.

Pihak Qualcomm sendiri kemudian mengatakan bahwa mereka telah berupaya melakukan negosiasi dengan Meizu untuk menjalin perjanjian lisensi untuk teknologi terkait, namun vendor ponsel asal China tersebut menolaknya.

“Tindakan Meizu memakai (teknologi) Qualcomm tanpa lisensi bukan hanya sekedar melanggar hukum, namun juga tidak adil terhadap pembayar lisensi lainnya yang menggunakan teknologi tersebut dan berusaha mematuhi adanya hak paten,” Hal tersebut disampaikan oleh Executive Vice President dan konsultan hukum Qualcomm, Don Rosenberg dalam sebuah pernyataan.

Sebagai informasi, sebelumnya Qualcomm sendiri telah menjalin perjanjian lisensi paten teknologi dengan berbagai vendor smartphone asal negeri Tiram Bambu yang hendak menggunakan teknologi tersebut untuk produknya. Vendor-vendor yang telah menjalin kerjasama tersebut adalah Xiaomi dan Huawei. Namun, kali ini Meizu justru tak menghormati aturan yang telah diikuti oleh kedua kompetitornya itu. Meizu justru menolak untuk mematuhi adanya perjanjian lisensi paten.

Meizu sendiri merupakan salah satu produsen smartphone besar di China yang didukung e-commerce Alibaba dalam marketshare-nya. Nah, meski mungkin vendor ini masih terbilang asing di Indonesia, namun di China Meizu terbilang populer terlebih lagi setelah menjadi vendor pertama yang meluncurkan smartphone dengan RAM 6 GB, beberapa bulan yang lalu. Sejak itu nama Meizu mulai dikenal global. Terkait kerja samanya dengan Alibaba, tahun 2015 lalu e-commerce tersebut telah menggelontorkan modal sebesar 590 juta dollar AS di Meizu tanpa mengungkapkan seberapa besar jumlah sahamnya di perusahaan itu. Baca juga Strategi Pemasaran Xiaomi Dikatakan Tiru Apple dan Gugatan Paten Dilayangkan Kepada Apple Lagi

Top