Lagi, Blackberry Optimasi Keuntungan Via Software

Pembuktian Eksistensi Blackberry Via Software – Jatuh bangun perusahaan asal Kanada, Blackberry bisa dikatakan sudah menjadi trending topic yang tak terlelakkan. Pasca Android menjajah dunia telepon pintar, bisa dibilang Blackberry dengan segera kehilangan tajinya untuk mencengkram konsumen. Padahal, berbagai cara dalam ranah perangkat yang menjadi andalannya dahulu telah dilakukan. Bahkan terakhir Blackberry Priv yang sudah banting hargapun masih belum mampu menduduki hari konsumen kembali.

lagi blackberry optimasi keuntungan via software

Memang, berdasarkan laporan hasil keuangan yang beredar di ranah publik, Blackberry mengalami kerugian besar dalam ranah perangkat. Bisa dikatakan kerugian tersebut karena mandeknya produksi yang tentu saja hal tersebut berkaitan besar dengan menumpuknya stok di pangkalan Blackberry. Namun, di luar itu, Blackberry masih menorehkan angka positif dari wilayah softwarenya. Hal ini napaknya menjadi penopang kehidupan Blackberry atau setidaknya gambaran masa depan Blackberry di mata dunia.

Menariknya, kali ini diberitakan melalui laman Kompas (28/6/2016), Blackberry tengah menjalin kerjasama dengan perusahaan Indonesia dalam ranah software. Perusahaan init ernyata bukan perusahaan teknologi, melainkan perusahaan yang jiwa bisnisnya berada pada ranah media yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek). Sadisnya, perjanjian dalam hubungan software tersebut sudah meliputi tiga aspek yakni, rand, perjanjian lisensi software, dan hak kekayaan intelektual atas aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM).

Alhasil, perjanjian tersebut dikabarkan bernilai lumayan tinggi pada 207,5 juta dollar AS (sekitar Rp 2,7 triliun). Angka tersebut memang besar kecuali melihat lamanya perjanjian yang selama enam tahun, nampaknya memang menjadi angka yang berada pada tataran lumayan bagi perusahaan Indonesia. Dari perjanjian tersebut, ada beberapa hal yang menarik perhatian.

Pertama, Perjanjian ini memungkinkan pengguna aplikasi pesan instan BBM untuk mengakses beragam konten yang dimiliki oleh grup Emtek, seperti video, acara televisi free-to-air, dan koleksi lebih dari 100 ribu jam konten TV. Hal ini tentunya meringankan beban Blackberry untuk mengisi kekosongan konten BBM yang mereka miliki.

Disamping itu, Emtek diberikan akses untuk mengembangkan ekosistem BBM yang menggabungkan aplikasi messaging, media sosial, konten, hiburan, dan e-commerce. Jika dipandang dari sisi ini, nampaknya Emtek akan menang banyak pada tahun-tahun bisnis ke depan. Baca juga Blackberry Priv Semakin Ditinggalkan Penggunanya dan Menyabet Ponsel Baru, Keuangan Blackberry Tak Begitu Baru.

Top