Fitur Chating Facebook Akan Dihapus

Facebook Akan Monopoli Ke Messenger – Bisa dibilang Facebook merupakan jejaring sosial terlaris dan terawet di masa kini. Bahkan, walaupun kehadiran Facebook sempat disundul oleh Twitter dan Instagram, nyatanya eksistensinya masih saja dapat dirasakan hingga saat ini. Bisa dibilang, strategi untuk mempertahankan keberadaannya melalui jargon menghubungkan semua orang memang dapat dibilang sukses tertancap pada hati setiap penggunanya.

fitur chating facebook akan dihapus

Tentunya, sebagai situs dengan Top Level Domain .com dibelakang namanya yang berarti commercial, Facebook punya tujuan mendapatkan keuntungan yang wajarnya sebanyak-banyaknya. Karena produk utamanya yakni jejaring sosial adalah gratis, maka Facebook harus putar otak untuk mempertahankan dirinya di jagat maya. Satu-satunya cara termudah tak lain ialah memasang iklan.

Sebagaimana televisi, pengiklan hanya mau menempel pada tayangan-tayangan dengan pemirsa yang tinggi. Demikian pula Facebook yang memrlukan pemirsa yang tinggi untuk tetap dapat meraup keuntungan. Jika segmen website-nya bisa dibilang sukses lantaran memang tak dapat dipungkiri dari sisi pengguna saja sudah sekian persen penduduk bumi yang terdaftar, namun kasusnya berbeda untuk aplikasi Facebook Messenger.

Walaupun dibuat dengan dalil memudahkan pengguna mobile untuk mengakses fitur chatting di ponselnya, nyatanya banyak pengguna yang masih lebih suka menggunakan browser mobile mereka atau Facebook apps untuk melakukan chatting dengan teman Facebook-nya. Hal ini membuat Facebook akhirnya mengambil kebijakan tegas.

Dilansir dari Okezone (6/6/2016), Facebook sudah mulai menampilkan pesan dengan bunyi ‘Your conversations are moving to Messenger’ yang dapat diartikan sebagai pemberitahuan bahwa fitur conversation akan pindah ke Messenger (Facebook Messenger). Jika melihat pemberitahuan tersebut, nampaknya Facebook memang serius untuk menghijrahkan fitur chatting terlepas dari Facebook Apps. Namun hingga berita ini diturunkan, Chatting via Facebook Apps masih dapat dilakukan dengan cara menutup pesan tersebut.

Entah apa yang dipikirkan oleh Facebook, yang jelas jika yang dikejar hanya fitur chating, nampaknya integrasi ke Whatsapp yang sudah dibeli akan lebih fleksibel ketimbang memaksa pindah ke Facebook Messenger. Mungkin saja, integrasi tersebut tak dilakukan lantaran Facebook berjanji tak akan menyusupi Whatsapp dengan iklan. Sebagaimana diketahui, developer Whatsapp telah mendeklarasikan dirinya tak akan membuat penggunanya melihat iklan yang melelahkan. Baca juga Best Korea’s Social Network, Nama Jejaring Sosial Buatan Korea Utara Tiruan Facebook dan Brasil Blokir WhatsApp, Kini Vietnam Blokir Facebook.

Top