Berlanjut! Pertarungan Antar Browser

Opera Balas Ujian Microsoft Edge – Agaknya setelah dunia teknologi mulai bosan dengan perang spesifikasi telepon pintar, beberapa developer dunia mulai memunculkan kabar yang unik untuk diamati. Kabar tersebut muncul dari persaingan antar software yang benar-benar vital bagi para pengguna internet, browser. Walaupun secara konsep masih mengusung teori yang sama yakni merupakan alat pengubah dari bentuk teks menjadi tampilan interface, namun nampaknya pengembangan teknologi lebih lanjut membuat alasan perseteruan yang tak terbantahkan.

berlanjut pertarungan antar browser

Sebelumnya, Microsfot Edge yang merupakan anak baru dari Microsoft dilakukan pengujian oleh Microsoft melalui Surface Book. Pengujian dimaksudkan untuk mendapatkan korelasi antara browser dengan daya tahan baterai Surface Book dimaksud. Alhasil, sebagai anak baru, Microsoft Edge berhasil menjadi pemenang mengalahkan Opera dan Chrome dan tentu secara otomatis memberikan pernyataan bahwa Internet Explorer sudah tak pantas untuk dipersaingkan oleh Microsoft.

Tak terima dengan hasil kemenangangan Microsoft Edge membuat Opera kudu turun tangan. Dilansir dari kompas (27/6/2016), Opera dinyatakan mengambil senjata dengan melakukan pengujian yang mirip. Kali ini, Opera unggul dari Edge dengan angka 3 jam 55 menit. Sedangkan Microsoft Edge tertinggal lebih dari setengah jam, di 3 jam 12 menit.

Masih dilansir dari sumber yang sama, Direktur Pengembangan Software Opera Blazej Kazmierczak, menyatakan bahwa dirinya suka apabila diajak bertengkar. Hal tersebut merupakan hal yang wajar antara satu pengembang dengan pengembang yang lain untuk berlomba mana yang lebih baik. Selain itu, Kazmierczak menyatakan setidaknya Microsoft perlu membeberkan metode pengujian yang mereka lakukan ketimbang hanya membeberkan hasilnya. Pasalnya, dengan pembeberan metodelogi, setiap orang dapat mengujinya sendiri untuk memahami validitas pengujian Microsoft.

Menariknya, dalam hasil ujinya kali ini, Opera mendapatkan tudingan keras. Pasalnya, dalam pengujian kali ini Opera menggunakan fitur ad bloker dan power savernya. Alhasil, kondisi konten yang ditampilkan antara Opera dan Microsoft Edge merupakan hal yang berbeda. Hal inilah yang emmbuat tudingan mengapa Opera bisa lebih irit ketimbang Microsoft Edge.

Menariknya, di tengah persaingan ini Chrome yang masih menempati posisi terburuk dari hasil pengujian keduanya belum angkat bicara. Padahal, kelemahan Chrome sebenarnya sudah lebih lama diketahui sebelum kedua browser ini saling membanggakan diri. Baca juga Lebih Bagus Mana Antara Google Chrome dan Internet Explorer? dan Pertandingan Browser Tercepat Dimotori Opera.

Top