Awas! Hindari “Nge-charge” Smartphone dari Laptop

Mudah Diretas Hacker, Hindari Isi Ulang Baterai Smartphone dari Laptop! – Siapa saja, hampir semua pengguna gadget pasti menginginkan segala hal yang serba mudah dan praktis. Saat kita dihadapkan dengan baterai smartphone yang sudah hampir habis dan saat itu kondisi laptop sedang menyala, pasti tak ingin ribet dan langsung saja memasang kabel USB untuk mengisi ulang baterai pada laptop. Padahal, hal ini seharusnya dihindari. Mengapa?

mudah diretas hacker hindari isi ulang baterai smartphone dari laptop

Hal yang dilihat sangat sederhana dan praktis ini, rupanya bisa memicu bahaya. Bukan masalah pada hardware ponsel ataupun laptop, namun menurut firma keamanan Kaspersky Labs yang dirangkum dari halaman KompasTekno, Kamis (02/06/2016) dalam sebuah laporan mengatakan bahwa sebuah smartphone yang tertancap pada laptop komputer rupanya akan sangat rentan terhadap incaran hacker. Hal ini berlaku baik untuk smartphone Android maupun iOS, Windows atau Mac (pada laptop).

Kaspersky menemukan, bahwa smartphone ternyata menyalurkan sejumlah besar informasi sensitif dalam proses “handshake” dengan laptop atau komputer, sebelum koneksi antar kedua perangkat tersebut terhubung.

Informasi yang dikatakan sensitif tersebut adalah mencakup keterangan-keterangan seperti nama, tipe perangkat, pabrikan, serial number, versi sistem informasi, firmware, file system, dan ID chip elektronik di dalamnya.

Seluruh data penting tersebut akan sangat rentan dicuri oleh hacker melalui laptop ataupun komputer yang terhubung ke smartphone. Setelah itu memungkinkan bagi hacker kapanpun melakukan serangan cyber.

Hal ini tentu saja akan sangat berbahaya bagi smartphone yang disambungkan pada perangkat laptop asing di tempat publik.

Kaspersky mengungkapkan bahwa eksperimen yang dilakukannya telah membuktikan bahwa PC mana saja yang terhubung dengan ponsel bisa saja melakukan re-flash dan memasang root aplication, hanya dengan berbekal  sejumlah AT-command khusus.

Untuk melakukan hal ini, pelakunya tak perlu memiliki skill tinggi dalam penyerangan cyber. Karena seluruh informasi akan bisa langsung ditemukan di internet.

Nah, jika Anda termasuk pengguna yang cukup berpengaruh atau seorang pimpinan perusahaan, tentu saja hal ini akan sangat berbahaya. Untuk itu, berhati-hatilah menggunakan perangkat charger palsu di tempat umum! Baca juga Nokia Security Ungkap Platform Seluler Target Utama Malware dan iOS Ternyata Juga Rawan Serangan Malware

Top