Amazon Serbu Indonesia

Indonesia Kemabali Kedatangan e-Commerce Asing – Pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia yang bisa dibilang luar biasa memang menjadi magnet tersendiri para pelaku pasar teknologi. Baik itu masalah perangkat, masalah jaringan, bahkan masalah e-commerce juga tak bisa lepas dari kedatangan pemain asing. Hal ini tentunya menjadi hal yang sangat menarik perhatian lantaran untuk kesekian kalinya Indonesia dianggap lahan bisnis spektakuler.

amazon serbu indonesia

Kali ini bahkan, pemain besar Amazon.com dikabarkan siap bermain di pasaran Indonesia. Hal ini sebagaimana dilansir dari Kompas (20/6/2016), dinyatakan oleh Daniel Tumiwa selaku ketua umum Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA). Bahkan menurutnya, Amazon sudah siap menghabiskan dana 600 juta Dollar AS di Indonesia. Angka ini terbilang besar lantaran jika dikurskan saat ini maka uang sebanyak 8 triliun Rupiah akan masuk ke Indonesia dalam berbagai bentuk.

Hal ini tentunya akan menjadikan pasar e-commerce di Indonesia menjadi semakin panas. Apalagi melihat kemampuan keuangan Amazaon dan merek yang diusungnya, tentunya bakal memperberat posisi e-commerce lokal di Indonesia. Parahnya lagi, Amazon masuk ke Indonesia menggunakan strategi yang sudah teruji kemampuannya di berbagai negara.

Strategi ini dilakukan Amazon dengan mengekspansi besar-besaran bisnisnya pada tahun pertamanya hadir dalam suatu negara. Itu artinya, uang 8 triliun Rupiah tak akan dihemat oleh Amazon dalam membangun brandingnya di Indonesia. Apabila pada tahun pertama Amazon merasa dirinya cukup stabil bercokol di tanah pertiwi, maka Amazon akan memulai bisnisnya secara lebih serius pada tahun berikutnya. Hal ini nampak berhasil diterapkan di India.

Pasalnya, Flipkart yang menjadi e-commerce terdominan di India terpaksa digusur bahkan sampai 50 persen penguasaan pasarnya semenjak kedatangan Amazon di tahun pertamanya. Beda lagi di China, Amazon ternyata pada tahun pertamanya tak mampu sama sekali menyaingi dominasi Alibaba. Pada akhirnya Amazon memutuskan hengkang dari daratan bambu tersebut ketimbang harus menggeliat pada tahun kedua.

Jika melihat kondisi pasar e-commerce beberapa tahun ini, Amazon terbilang tak akan mudah menaklukkannya. Paslanya selain pemain lokal, banyak pemain asing yang sudah lebih dahulu bercokol di Indonesia. Artinya, semua hal masih bisa terjadi tanpa prediksi yang pasti. Baca juga Indonesia E-Commerce Summit & Expo Resmi Dibuka Rabu Kemarin dan E-commerce Terbesar di China, Alibaba Rangkul Situs Belanja Online Lazada.

Top