Viv, Saingan Siri

Viv dan Siri Bersaudara – Kecerdasan buatan yang berbentuk voice command assistance sebenarnya bukan teknologi baru di dunia ini. Pasalnya, pengembangnnya sudah jauh-jauh sebelum kehadiran smartphone pada era ini. Hanya saja memang tak dapat dipungkiri, kemungkinannya untuk mencapai tahap dapat dipakai oleh konsumen baru-baru ini saja dapat diaplikasikan. Entah apa alasannya, namun fitur ini baru booming pasca Apple merilis Siri sebagai voice command assitance pada perangkatnya.

viv saingan siri

Usul punya usul, Siri tersebut secara teknis diciptakan oleh dan dikembangakan oleh salah satu pegawainya yang saat ini sudah berstatus tak aktif lagi di perusahaan buah Apple tersebut. Dag Kittlaus merupakan orang yang disebut-sebut bertanggung jawab atas kelahiran Siri ketika itu.

Pasca kepergiannya dari Apple, Kittlaus dikabarkan membuat aplikasi sejenis dengan mengusung nama Viv. Dikabarkan melalui Okezone (11/5/2016), Kittlaus mmebuat Viv dengan beberapa kelebihan dibandingkan Siri. Salah satunya Viv mampu terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga. Hal ini mungkin berbeda cara pandang dengan Apple yang selalu mengeksklusifkan ciptaannya. Dampak paradigma tersebut memang berbeda.

Jikalau dari sisi Apple, eksklusivitas tersebut akan mendongkrak pamor yang artinya mampu membuat harga produk Apple semakin terdongkrak pula. Namun dari sisi pengembangan potensi menjadi terkungkung lantaran semua ide akan difilter dalam satu pintu pengembangan perusahaan buah Apel tersebut. Lain ceritanya dengan Viv, dengan kemampuan integrasinya terhadap aplikasi pihak ketiga tentunya menjadi senjata yang baik untuk masa depan Viv agar dapat bertahan lama untuk digunakan oleh banyak orang. Ujung-ujungnya, semakin banyak digunkaan keuntungan juga semakin banyak didapatkan.

Namun tentunya, kualitas dari Viv sendiri kudu teruji. Dilansir dari sumber yang sama, Viv ketika menjalani demo nytanya lebih baik daripada Siri lantaran mampu memberikan tanggapan yang lebih cepat bin lebih akurat. Hal itu juga terjadi dalm perbandingannya dengan Voice Assitance yang lain macam Cortana dan Google Now.

Saynagnya, dalam acara peluncuran Viv hal tersebut malah gagal terjadi lantaran Viv tidak memberikan jawaban sebagaimana mestinya. Tentu, hal ini bisa dibilang wajar apabila menengok sejarah panjangan dari Siri, Cortana, dan Google Now yang tidak luput dari kesalahan penerjemahan suara inputan. Satu hal yang jelas, Viv lahir dari tangan yang sama dengan Siri yang artinya potensi Viv akan sama bahkan lebih baik lagi daripada kakaknya itu. Baca juga 2 April Cortana Rayakan Ulang Tahun Kedua dengan Menghadirkan Fitur Baru dan Microsoft Putuskan Akan Menutup Akses Google Search di Cortana.

Top