Smartphone Pemburu Hantu

Kamera Thermal Untuk Berburu Hantu – Urusan hantu-menghantui sepertinya selalu menarik perhatian umat manusia. Jika berbicara di Indonesia, mau tak mau memang harus mengakui apabila dunia perhantuan masih sangat lekat di benak masyarakat tanah air. Tentunya, hal tersebut tidak lepas dari legitimasi melalui banyaknya sebutan hantu kuno yang masih laris manis di zaman ini seperti kuntilanak, genderuwo, buto, dan lain-lain.

smartphone-pemburu-hantu

Beda cerita dengan di Indonesia, orang-orang barat lebih suka menangkap fenomena hantu dengan konsep ilmiah. Penjelasan terakhir setidaknya mengarahkan sosok hantu sebagai kumpulan energi yang tidak terlihat. Energi tersebut memancarkan gelombang panas yang dapat ditangkap melalui penginderaan via kamera khusus. Teknik ini sempat populer dijadikan ajang reality show pemburu hantu di luar negeri. Mengingat harga kamera tersebut tidaklah murah, dapatlah dipastikan teknik perburuan hantu di acara reality show di Indonesia tidak akan secanggih di luar sana.

Namun, sekarang ternyata sudah ada solusinya. Sebuah perusahaan di Inggris sana, Bullitt Mobile Ltd, di bawah lisensi dari Caterpillar Inc tengah meluncurkan smartphone berkamera thermal dengan branding CAT S60. Secara konsep, sebenarnya CAT S60 ini bukanlah ponsel pemburu hantu melainkan ponsel tukang. Sebutan ponsel tukang sendiri bisa dibilang menarik, lantaran selain performa yang mumpuni, spesifikasinya perlu tambahan kemampuan di luar batasan penggunaan normal untuk mengantisipasi lingkungan pekerjaan tukang.

Contohnya pada CAT S60 ini mampu bertahan dari tubrukan beton jika dijatuhkan dari ketinggian hampir 2 meter. Selain itu, ponsel ini mampu menyelam di bawah air dengan gaya batu sedalam 5 meter selama 1 jam. Fitur itu terbilang biasa saja hingga pembahasan masuk pada ranah kamera thermalnya. Ketajaman sensor ini masih bisa dirasakan dari jarak 100 kaki. Untuk urusan kamera thermal, jarak memang sangat penting lantaran radiasi benda panas memang berbahaya bagi pengguna.

Tentunya, kelengkapan kamera thermal tersebut sangat cocok untuk tukang pengawas benda-benda panas seperti di pabrik-pabrik. Untuk pengguna biasa, kamera ini dapat digunakan untuk iseng seperti mengamati sudut pandang dunia yang berbeda daripada mata manusia biasa. Termasuk untuk melihat keberadaan hantu yang masih tanda tanya hingga sekarang. Nah tertarik untuk mencobanya? Sayangnya ponsel ini baru akan dimulai tahap pre-order di bulan Juni, itupun di Eropa. Namun bukan hal yang tak mungkin apabila nantinya akan masuk di Indonesia. Baca juga Xiaomi Lakukan Pengujian Baterai Mi Max yang Tahan 2 Minggu dan Apple Segera Persiapkan iPhone dengan Harga Terjangkau.

Top