Setelah WhatsApp, Kini Negara Lain Blokir Facebook!

Brasil Blokir WhatsApp, Kini Vietnam Blokir Facebook – Sebuah situs jejaring sosial, memang menjadi salah satu media yang multifungsi. Melihat perkembangan jaman saat ini, media sosial bukan hanya digunakan untuk alat komunikasi saja. Selain untuk media jual beli, ada juga yang memanfaatkan media sosial sebagai perantara untuk mengungkapkan gagasan.

brasil blokir whatsapp kini vietnam blokir facebook

Namun, media sosial tersebut juga tak menutup kemungkinan akan memicu permasalahan. Bahkan tak jarang yang berakhir pada pemblokiran. Setelah sebelumnya, Brasil memblokir WhatsApp yang tak lain adalah layanan pesan instan milik Facebook, kini justru Vietnam telah dikabarkan memblokir Facebook. Apa alasannya?

Jika kasus WhatsApp diblokir karena menolak untuk menunjukkan data pengguna, maka di Vietnam Facebook diblokir sebagai bagian dari tindakan keras yang dikenakan oleh pemerintah di media sosial. Hal ini tak lain adalah langkah nyata masyarakat yang melakukan tindakan protes atas bencana lingkungan yang dikaitkan dengan pembuangan racun dari kompleks baja yang dibangun oleh Taiwan Formosa Plastics.

Para aktivis menyalahkan air limbah dari pabrik baja atas terjadinya kematian massal ikan-ikan di perairan di provinsi sentral negara tersebut. Dalam hal ini, para aktivis menjalankan aksi unjuk rasa menggunakan Facebook. Hal inilah yang membuat Facebook diblokir oleh Vietnam. Informasi tersebut seperti yang dilansir dari Tech Crunch melalui Okezone, Rabu (18/05/2016).

Rupanya, aksi ini cukup mengganggu aktivitas dari Facebook sendiri. Pemblokiran Facebook di Vietnam ini bukan hanya berakibat buruk pada jejaring sosialnya saja. Namun, layanan sharing foto miliknya, Instagram kabarnya juga terganggu akibat hal ini. Kabarnya, selain membantu mengatur para demosntran, media sosial juga telah digunakan untuk berbagi foto dari orang-orang yangmelakukan unjuk rasa dengan memegang tulisan berbunyi “Saya memilih ikan”.

Sejauh ini masih belum diketahui bagaimana kelanjutannya. Pihak Facebook juga belum memberi tanggapan. Dalam masalah ini, tentu Facebook mengalamilerugian. Namun belum diketahui secara pasti kerugian seperti apa.

Mungkinkah nantinya Facebook akan melakukan pengembangan fitur anti unjuk rasa di jejaring sosialnya atau tidak, agar tak terjadi hal yang sama dikemudian hari. Baca juga Facebook Menangkan Sengketa dengan Produsen Pangan dan Facebook Tingkatkan Keamanan Dengan Fitur Pendeteksi Akun Palsu

Top