Sandisk Dicaplok WD

WD Habiskan Ratusan Triliun Meminang Sandisk – Meningkatnya perkembangan dalam dunia teknologi informasi memang tak dapat dipungkiri membutuhkan ruang data yang lebih besar. Pasalnya, saat ini informasi yang ada semakin banyak dan setiap informasi mempunyai nilai tersendiri sehingga tak dapat dihapus begitu saja. Fenomena ini merupakan peluang besar bagi perusahaan yang terjun di dunia memori.

sandisk dicaplok wd

Jika kita berbicara tentang flash memori yakni perangkat yang menggunakan chip dengan mekanisme flash untuk menyimpan data, tentunya semua orang di dunia gadget pasti mengenal Sandisk. Bisa dibilang, sejatinya merek yang satu ini sudah bertahan lebih dari satu dekade di pasaran teknologi informasi. Akibatnya jelas, selain produknya yang terus terbarukan, konsumenpiun rasanya enggan berpindah ke lain hati.

Berita menghebohkannya, baru-baru ini dikabarkan Sandisk dicaplok oleh Western Digital. Meskipun sama-sama pemain lama dalam dunia memory elektronis, Western Digital sendiri sebenarnya lebih berfokus pada memory dengan basis piringan. Menariknya, biasanya tindakan mencaplok tersebut baru dilakukan apabila target caplokan memang mengalami masalah. Bisa masalah keuangan atau masalah lain yang bervariasi. Sebut saja Nokia, yang rela dicaplok oleh Microsoft lantaran tak mampu menghadapi persaingan sengit telepon mobile pada masanya menjadi contoh yang nyata caplokan biasanya memiliki tujuan tertentu.

Hal ini mungkin sedikit berbeda dalam kasus Sandisk dan WD, karena tak ada kabar apapun yang menyatakan Sandisk memiliki kesulitan keuangan maupun pasaran. Apabila dianalisa lebih jauh, beberapa waktu yang lalau WD sempat merilis SSD sebagai alternatif Hard-Drive yang mudah rusak dalam skala fisik.

Bila didasarkan pada konsepnya, SSD ini memang lebih mirip ke arah flash drive ketimbang Hard-Drive. Artinya, dalam posisi ini Sandisk lebih memiliki pengalaman dan jaringan produksi ketimbang WD. Artinya bisa jadi, tujuan WD mencaplok Sandisk adalah untuk memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya.

Dilansir dari beritateknologi.com (12/5/2016), CEO SanDisk Sanjay Mehrotra mengatakan kalau perusahaannya akan berkembang semakin pesat di bawah arahan WD. Lanjutnya, dirinya tidak sabar dalam memberikan kontribusi secara langsung untuk kesuksesan WD. Dalam artian ini nampaknya Sandisk senang-senang saja menerima caplokan dari WD.

Mungkin saja, gelontoran dana segar sebesar 19 miliar USD atau setara 250 triliun rupiah menjadi alasan mengapa Sandisk menerima WD dengan tangan terbuka. Hal yang jelas, pencaplokan ini memberikan keuntungan bagi konsumen. Bisa dibayangkan hasil produk dari kerjasama pembuat flash dan hard-drive terbaik di bumi ini akan seperti apa. Baca juga Samsung Perkenalkan MicroSD 256 GB dan SanDisk Besut Flash Drive Khusus Apple.

Top