Pertama Kali Dalam 6 Tahun! Lenovo Merugi

Penjualan Smartphone Menurun, Bisnis Lenovo Rugi – Setelah menuai untung besar selama enam tahun berturut-turut, baru-baru ini terdengar bahwa bisnis Lenovo untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 6 tahun mengalami kerugian. Kira-kira apakah gerangan yang membuat Lenovo akhirnya pincang?

penjualan smartphone menurun bisnis lenovo rugi

Berdasarkan informasi Reuters yang dilansir melalui halaman KompasTekno, Sabtu (28/05/2016) mengutip bahwa kerugian Lenovo tersebut adalah disebabkan oleh bisnis smartphone yang saat ini penjualannya mengalami penurunan. Sedangkan perusahaan juga telah mengeluarkan biaaya besar untuk akuisis perusahaan lain dan juga rekrutasi.

Kabarnya, Lenovo mencatat kerugian bersih sebesar 128 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun untuk tahun fiskal yang telah berakhir pada 31 Maret kemarin. Sementara itu, jika melihat profit Lenovo di tahun sebelumnya, diketahui telah mendapatkan angka sebesar 289 dollar AS atau sekitar Ro 3,9 triliun.

Presentase perusahaan telah mengalami penurunan sebesar 3 persen menjadi 44, 9 miliar dollar AS atau sekitar Rp610 triliun. Nah, memasuki kuartal berikutnya, revenue tersebut mengalami penurunan lagi sebanyak 19 persen. Penurunan cukup besar ini terjadi akibat melambatnya industri PC, smartphone dan juga server.

Salah satu penyebab terbesar turunnya profit Lenovo tersebut, diindikasikan oleh besarnya biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk megakuisisi Motorola dan Google di tahun 2014 lalu. Selain itu, saat ini saham Lenovo di bursa saham Hong Kong juga dikatakan mendekati nilai terendah sejak lima tahun terakhir.

Terkait hal itu, Lenovo saat ini tengah mempertimbangkan untuk menyerah di bursa negara kelahirannya, China.

Jika diperhatikan, rupanya memang saat ini banyak perusahaan-perusahaan China yang telah mengalihkan perdagangan sahamnya dari Hong Kong ke Chine belakangan ini. Hal tersebut dikarenakan adanya pembatasan aliran dana dari dan ke China akan sanggup membuat saham-saham lokal semakin menguat dan banyak diburu.

Dalam kesempatannya, seperti yang dikutip dari sumber yang sama Presiden Lenovo sekaligus Chief Financial Officernya, Wong Wai Ming mengungkapkan, “Kami mencari cara meningkatkan nilai saham untuk shareholder kami, mendaftarkan diri ke bursa saham lain adalah salah satu cara pilihan dan China adalah pasar yang bagus,” Terangnya.

Dalam beberapa bulan ke depan, harapannya kondisi keuangan Lenovo akan segera membaik. Baca juga Profit Huawei Meningkat 33 Persen Sepanjang Tahun 2015 dan Toshiba Tak Jadi Menyerah dari Bisnis PC

Top