NICEPay Rencanakan Pembayaran Offline Mulai Tahun Depan

Nicepay Targetkan Transaksi Offline Tahun Depan – Perusahaan provider penyedia solusi transaksi pembayaran online, Nicepay kini telah membuat rencana baru. Kabarnya petinggi perusahaan ini telah menargetkan akan merambah dunia transaksi pembayaran secara offline di tahun depan. CEO  Nicepay, Dina Kim juga mengharapkan nantinya merchant (pedagang) akan dapat memanfaatkan satu mesin gesek kartu (EDC) yang lebih mudah digunakan.

nicepay targetkan transaksi offline tahun depan

Seperti kita ketahui, selama ini pedagang selalu menyediakan lebih dari satu mesin EDC untuk melakukan transaksi yang sesuai bank yang kebanyakan digunakan oleh customer. Hal ini tentu akan membuat biaya lebih tinggi untuk perawatan ataupun maintenance.

Nah, jika melihat peluang dari strategi yang merupakan hasil dari gabungan venture IONPay dan perusahaan Nice Group ini telah mnegungkap bahwa pembayaran dengan satu mesin EDC saja sudah bisa digunakan untuk semua bank, hal ini tentu akan lebih menguntungkan semua pihak.

Dalam keterangannya, CEO NicePay, Dina Kim mengatakan seperti dikutip dari Okezone, Kamis (26/05/2016), “Untuk merchant besar mungkin tidak akan ada masalah dengan banyaknya EDC tapi kalau untuk merchant kecil tentu akan kesulitan, karena sewa-sewanya cukup besar,” Ujarnya.

Dina kemudian melanjutkan, dengan adanya pemangkasan atas berbagai jenis bank dari mesin EDC yang cukup menggunakan satu unit mesin saja, tentu akan memberi keuntungan terhadap kedua pihak baik pedagang maupun bank.

“Kalau misalkan tadinya ada lima mesin EDC yang yang disewa dengan total biaya Rp500 ribu, maka dengan adanya pemangkasan yang cukup menggunakan satu unit mesin untuk semua bank tersebut jadi hanya perlu anggaran Rp100 ribu saja. Hal ini tentu akan menghemat anggaran merchant juga bank,” Lanjutnya.

Dina sendiri telah menemui berbagai bank untuk merealisasikan rencana tersebut. Bahkan dari keterangan yang disampaikan, menurut Dina pihak bank cukup berminat dengan rencana ini. Pasalnya, mereka merasa dipusingkan oleh sewa mesin EDC yang cukup tinggi. Nah, mengingat untuk melakukan penggabungan dari beberapa bank tersebut memerlukan waktu cukup lama, maka proyek ini akan dilakukan secara bertahap. Artinya, tidak semua bank akan bisa ikut sekaligus.

Perusahaan menargetkan mulai tahun depan, seluruh bank akan bisa bergabung dan semuanya berjalan sesuai rencana. Baca juga Harboldan Diikuti oleh 30 Perusahaan e-commerce dan 9APPS Bekerjasama dengan Coda Payments Untuk Memudahkan Pembayaran

Top