KPAI Blokir Beberapa Game

KPAI Anti Game Kekerasan Rating Non-Anak – Setelah tahun lalu KPAI sempat mengumumkan adanya delapan game yang berbahaya bagi anak, kali KPAI dikabarkan tengah memroses lima belas judul game ynag dapat dimainkan secara online untuk diblokir oleh Kemenkominfo. Pemblokiran ini dimaksudkan karena KPAI menilai bahwa game terkait syarat dengan konten kekerasan yang tidak baik untuk perkembangan psikologis anak untuk ke depannya.

kpai blokir beberapa game

Dilansir dari beritamedia.com (5/2/2016), setidaknya ada tiga belas ribu anak yang tengah terjebak dalam keseharian mengakses internet dengan berbagai tujuan, termasuk game online. Angka tersebut masih belum termasuk dalam perhitungan anak-anak yang hanya sekedar mengakses sosial media saja. Apabila angka tersebut diperhatikan, bisa jadi perkembangan psikologi dan spiritual anak menjadi terganggu akibat berpacu pada dunia yang ditawarkan oleh game terkait. Untuk itu, perlu kiranya diarahkan kepada game edukatif dengan Kemendikbud sebagai motornya.

Dilansir dari sumber yang sama, Menkominfo menilai bahwa menilai dampak negatif game online sangat banyak. Beberapa diantaranya adalah memicu anak untuk berkata kotor, menjadi kecanduan, serta membuat mereka terbengkalai dalam kegiatan di dunia nyata. Untuk itu perlu solusi yang jelas terhadap status ini.

Beberapa Game tersebut antara lain :

1. Grand Theft Auto
2. Mortal Combat
3. Point Blank
4. Counter Strike
5. World of Warcraft
6. Call of Duty 7. Cross Fire
8. War Rock
9. Future Cop
10. Carmageddon
11. Shelshock
12. Rising Force
13. Atlantica
14. Bully
15. Conflict of Vietnam.

Berdasarkan telaah Begawei dari berbagai sumber, game-game tersebut memang tidak ditujukan untuk dimainkan oleh anak-anak. Sebagaimana obat yang diminumkan di luar dosisinya, tentunya game tersebut akan memberikan dampak over dosisi kepada anak-anak yang memainkannya. Hal ini sudah diantisipasi oleh si Pembuat Game dengan memberikan rating untuk memberikan pengawasan bagi semua pihak yang menyaksikan adanya penyalahgunaan permainan tersebut.

Perihal pemblokiran tersebut, beberpaa pihak melayangkan protes keras. Hal ini karena KPAI dirasa terlalu membabi buta lantaran tidak memerhatikan menegnai masalah rating yang harusnya lebih dibebankan pada pengawasan orang tua. Protes keras tersebut akhirnya berujung pada hacking website KPAI dengan pesan “fix ur sec first b4 talking about game”. Hingga berita ini diturunkan, disinyalir KPAI telah mematikan servernya untuk penanganan lebih lanjut atas protes tersebut. Baca juga Smartwatch Pun Hadirkan Game Counter Strike dan Platform Android dan iOS Kini Ada Angry Birds Action.

 

Top