Gorilla Glass VS Saphire Glass

Pertarungan Produk Kaca Terkuat Di Muka Bumi – Perubahan tren telepon mobile di dunia dari keypad menjadi touchscreen sudah tak dapat dibendung lagi. Jika dilihat alasannya, keypad mungkin kurang fungsionalis lantaran posisi tombol tidak bisa berubah, itupun tidak bisa berganti dengan gambar yang disukai. Kekurangan ini diperbaiki melalui teknologi touchscreen yang semua bagiannya mampu menjadi bagian dari navigasi telepon mobile saat ini.

gorilla glass vs saphire glass

Sayangnya, penyematan layar sentuh yang menjadi satu kesatuan unit dengan tombol ini mengharuskan adanya lapisan bening untuk melindunginya. Tentu, hal ini sehubungan dengan fungsi layar yang tidak membutuhkan penampilan secerah mungkin sesuai dengan fungsinya. Awalnya, penggunaan plastik bening memang menjadi pilihan. Namun nyatanya, plastik terkesan ringkih dan mudah baret karena strukturnya yang memang elastis.

Untuk itu, dipilihlah kaca sebagai jawabannya. Sebagaimana diketahui, kaca sendiri juga ringkih dan mudah pecah. Namun ditangan Corning, kaca dapat berubah sekuat Gorilla sebagaimana sekarang dirasakan oleh banyak pengguna telepon pintar. Namun bukan manusia namanya apabila tidak terus melakukan pengembangan secara kontinyu.

Saat ini, Saphire Glass disebut-sebut sebagai lawan tangguh dari Gorilla Glass. Alasannya jelas yang utama Saphire Glass dapat diaplikasikan pada layar touchscreen dengan kekuatan dan kejernihan layaknya kaca Gorilla tersebut. Hal ini didapat melalui alasan subjektif. Jika ditilik kembali, ternyata Saphire Glass memiliki sejumlah keunikan dibandingkan dengan Gorilla Glass.

Dilansir dari Okezone (12/5/2016), Saphire Glass ternyata telah malalui serangkain pengujian dengan Gorilla Glass sebagai pembandingnya. Untuk urusan kekuatan, Saphire Glass ternyata lebih kuat ketimbang Gorilla Glass. Hal ini sebenarnya dapat dipahami karena Saphire Glass terbuat dari material terkuat kedua di muka bumi. Sedangkan Gorilla Glass hanya memiliki kekuatan nyaris sekeras mineral kuarsa.

Untuk harganya, Saphire lebih mahal ketimbang Gorilla Glass. Hal ini juga dapat dimaklumi karena Saphire Glass butuh penambangan terlebih dahulu untuk mendapatkan bahan pembuatan utamanya. Namun hal ini rasanya tidak akan didengarkan oleh pecinta ponsel premium.

Poin buruknya, Saphire Glass ini secara nyata lebih berat dari Gorilla Glass. Alhasil untuk poin satu ini segmen pasar kelas atas pun akan pikir dua kali untuk meminang ponsel berat. Hal ini kemudian disiasati Apple yang kabarnya akan memadukan antara Saphire Glass dengan kaca khusus agar lebih ringan.

Dengan serangkaian kelebihan tersebut, bisa jadi Saphire Glass ini akan menggantikan posisi Gorilla Glass di ponsel premium ke depannya. Baca juga Samsung Hadirkan Turtle Glass Untuk Saingi Gorilla Glass dan Corning Gorilla Glass 4 Diluncurkan.

Top