Google Menang Lawan Oracle

Android Diklaim Mencatut Bahasa Java – Pengguna gadget masa kini biasanya mengenal Java sebagai features phone jadul masa lalu. Namun, dibalik kejadulannya sebenarnya rasa yang ditawarkan Java memang sangat kental dihadirkan di Android. Sedikit menengok kebelakang, bisa dibilang Android adalah transcendence dari feature phone masa lalu yang menggunakan Java. Nyatanya hal ini memang tidak sepenuhnya salah. Pasalnya, Android memang menggunakan bagian Java pada pemrogramannya.

google menang lawan oracle

Sebagai sebuah operating system, Android memang tidak sepenuhnya dibangun dengan menggunakan Java languages. Pasalnya, keutamaan sistem Android dibangun melalui bahasa pemrograman C yang lebih ringan dalam operasionalnya. Bahasa Java sendiri digunakan untuk mendukung user interface-nya melalui konsep framework yang digunakannya. Bisa dibilang, paduan konsep ini memang menjadi pusat kesuksesan Google melalui Androidnya.

Dilansir dari Arshtechnica.com (28/5/2016), nyatanya kesuksesan Google membuat gerah Oracle sang empunya Java. Pasalnya, Oracle adalah pemegang paten dan hak cipta resmi dari bahasa pemrograman Java yang didapatnya setelah membeli Sun Microsystem beberapa tahun silam. Kegerahan ini berujung dengan digugatnya Google melalui pengadilan setempat karena diniali mencatut hak intelektual dair Oracle.

Namun ternyata hakim berpendapat lain. Pasalnya, walaupun Oracle mengklaim bahwa Google telah melakukan copying 11.500 code yang dibuat oleh mereka, namun pada kenyataannya Google telah meggunakan Java languages secara adil sebagaimana peruntukannya. Sebagaimana diketahui, Java Language merupakan bahasa pemrograman dengan lisensi yang secara umum dapat dikatakan gratis dan terbuka sehingga dapat digunakan oleh siapa saja. Walaupun demikian, Oracle tetap menyatakan akan melakukan banding atas keputusan ini.

Hal yang menarik, sebagaimana diinfokan dari sumber yang sama. Sebelumnya CEO Oracle, Larry Ellison sangat terbuka dengan kehadiran Android. Pasalnya, dengan sepak terjang pengembangan Android, dapat membuka mata siapa saja bahwa Java Language punya masa depan yang cerah untuk pengembangan teknologi ke depannya. Tentu hal ini tampak menguntungkan bagi perusahaan teknologi tersebut.

Namun pada kenyataannya semua itu berbalik saat ini. Baliknya titik nadir tersebut diawali dengan gagalnya Oracle untuk menyaingi produk serupa Android di pasaran. Oracle sebenarnya berniat untuk membuat telepon pintar berbasis Java murni untuk bersaing dengan Android namun tidak berhasil. Mungkin hal ini seperti mengamini istilah ‘its all about the mind behind the gun’. Baca juga Berbagai Makian Menyerang Google Terkait Pencarian Nama Android N dan Gugatan Paten Dilayangkan Kepada Apple Lagi.

Top