Apple Bersengketa Lagi

Gugatan Paten Dilayangkan Kepada Apple Lagi – Kecemerlangan produk Apple dipasaran dengan membawa serangkaian kesan premiumnya ternyata sedikit berbeda dengan kondisi perusahaan Apple akhir-akhir ini. Setelah beberapa waktu yang lalu disinyalir mengalami penurunan penjualan, Apple masih saja bersengketa dengan Pemerintah US lantaran proteksi keamanannya sempat menyulitkan FBI beberapa waktu yang lalu.

apple bersengketa lagi

Masalah inipun nampaknya masih ditambahi dengan masalah lain lantaran Apple tak henti-hentinya menerima gugatan keperdataan dengan basis sengketa kekayaan intelektual. Setelah kemarin sempat dinyatakan kalah di Cina yang membuat iPhone tak lagi milik Apple, kali ini Apple digugat masalah paten lantara dituduh menjiplak konsep teknologi yang ternyata telah dipatenkan oleh perusahaan bersangkutan.

VoIP-Pal dilansir dari Okezone (12/5/2016) dikabarkan pada tanggal 11 Mei 2016 telah melayangkan gugatan sengketa paten kepada Apple di Pengadilan Negeri Amerika Serikat. Gugatan ini lantaran VoIP-Pal mengaku kecolongan dalam teknologi VoIP yang digunakan oleh Apple. VoIP sendiri merupakan singkatan dari Voice Over Internet Protocol atau mudahnya Suara Lewat Internet. Dilansir dari berita yang sama, VoIP-Pal mengkalim bahwa teknologinya tersebut digunakan oleh Apple tanpa izin untuk aplikasi FaceTime dan iMessage yang disematkan dalam iPhone, iPad, dan Mac.

Perusahaan yang berbasis di Bellevue tersebut menggugat Apple untuk membayar royalti 1,25 persen dari laba yang didapatkan Apple dengan perbandingan iPhone (55 persen), iPad (35 persen), dan Mac (10 persen). dari perhitungan tersebut apabila dirunut berdasarkan pendapatan Apple, kurang lebih gugatan ini bernilai 2,8 miliar Dolar Amerika Serikat. Jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah, gugatan ini akan bernilai kurang lebih 35 Triliun Rupiah.

Walaupun sebenarnya gugatan ini sudah dimulai prosesnya pada tanggal 9 Mei yang lalu, namun VoIP-Pal baru melanjutnkannya tanggal 11 Mei tersebut. Hal ini lantaran VoIP-Pal mengaku dalam waktu tenggang tersebut berdiskusi dengan Apple untuk menyelesaikan masalah di luar pengadilan. Namun hal tersebut nampaknya gagal sehingga gugatan harus dilanjutkan.

Apabila merunut kasus kekayaan intelektual, nampaknya Apple sedang dideru dari berbagai sisi. Bukan hanya gugatan yang ada saat ini, pasalnya sudah sejak lama Apple terus mengalami gugatan masalah kekayaan intelektual. Hal ini tak jarang menempatkan Apple pada posisi yang kalah sehingga harus membayar sejumlah royalti pada pemegang hak resminya. Apabila kasus ini terjadi seperti hal tersebut, rasanya bukan tak mungkin keuangan Apple akan kacau balau ke depannya. Baca juga Apple Memperkenalkan Produk Baru dari Jenis Laptop dan Apple Mengalami Penurunan Pendapatan.

Top