Waze Kebobolan

Bahaya Keamanan Mulai Mengancam Waze – Jejaring Sosial Waze yang konteks sosialnya berbasis jalanan dikabarkan menemui masalah.  Sebagaimana kabar yang selama ini sering dibahas, aplikasi jalanan ini tersandung masalah keamanan penggunanya. Pasalnya, pengguna Waze disinyalir dapat diikuti oleh orang yang tidak bertanggung jawab maupun modus-modus kejahatan lainnya.

waze kebobolan

Diberitakan dari Okezone (30/4/2016), celah keamanan ini ditemukan oleh peneliti dari Universitas Santa Barbara. Detailnya, pengguna Waze menjadi target tracking bebas dari siapapun pengguna Waze. Asumsinya, aplikasi ini di awal pembuatannya hanya menyediakan fitur ‘tracking’ tersebut untuk akun-akun yang sudah berteman dengan pengguna Waze bersangkutan. Sehingga, urusan privasi memang masih dapat terjamin dengan alasan memang tujuan Waze adalah untuk berbagi lokasi dengan teman-teman pengguna bersangkutan.

Mendegar berita tersebut, kabarnya Waze langsung mengambil langkah tegas. Pihak Waze langsung saja memperbaiki celah keamanan tersebut. Waze dalam pernyataan resminya menyatakan bahwa Waze sangat mengapresiasi peneliti dari Universitas Santa Barbara tersebut. Apalagi, setelah diteliti, peneliti yang bersangkutan langsung melaporkan kepada Waze. Sehingga Waze dapat langsung menyelesaikan isu kemanan ini dalam tempo waktu singkat 24 jam.

Perusahaan yang sudah diakuisisi oleh Google di tahun 2013 ini memang menghadapi ancaman yang cukup serius. Pasalnya, dengan celah keamanan yang bersangkutan setiap orang dapat mengikuti orang lain. Bukan tidak mungkin, apabila pengguna Waze merasa dibuntuti orang lain lantaran aplikasi ini memang bermasalah sebelum diperbaiki.

Di sisi lain, adanya berita ini memang menjadi perhatian yang serius bagi vendor aplikasi dunia. Setelah berita kebobolan yang sering terjadi terhadap data pengguna, agaknya untuk menentukan posisi real-time seorang pengguna melewati aplikasi ini sebelum diperbaiki memang tergolong mengerikan. Bukan tidak mungkin, tuduhan penguntitan yang ada sebelum laporan ini muncul menggunakan Waze sebagai alat kejahatannya.

Satu hal yang terpenting, dengan adanya perbaikan atas celah keamanan yang merugikan pengguna tersebut, biosa menjadi obat pelega sementara terhadap user Waze. Namun, apabila melihat aktor dibalik Waze yakni Google saja bisa kebobolan celah ekamanan yang parah semacam ini, bisa dibayangkan seberapa parah celah keamanan yang terdapat dalam aplikasi yang dikembangkan secara srampangan oleh developer yang tidak bertanggung jawab. Akhirnya, kebijaksanaan pengguna sendirilah yang menentukan keselamatan penggunaan teknologi ini. Baca juga Pengguna Apple Jadi Target Empuk Penjahat Cyber dan Pengguna Apple Jadi Target Empuk Penjahat Cyber.

Top