Resmi Dibuka! Pesta E-Commerce Pertama di Indonesia

Indonesia E-Commerce Summit & Expo Resmi Dibuka Rabu Kemarin – Tepatnya kemarin, hari Rabu 27 April 2016 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah resmi membuka pesta E-commerce pertama di Tanah Air. Acara tersebut diberi nama Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE). Sesuai dengan namanya, acara ini digelar khusus bagi para pelaku industri e-commerce, dan momen ini merupakan pertama kalinya di Indonesia.

indonesia-ecommerce-summit-&-expo-resmi-dibuka-rabu-kemarin

Mengingat hal ini adalah pertama kaLinya, tentu sambutan antusias diberikan oleh masyarakat, khususnya mereka yang berperan langsung di dunia e-commerce. Karena dengan adanya acara ini tentu saja peluang bisnis mereka semakin terbuka lebar.

Dalam kutipan yang dilansir dari KompasTekno, Kamis (28/04/2016), Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, “Pagi hari ini saya nyatakan Indonesia E-Commerce Summit and Expo dibuka,” Ujarnya saat peresmian dibukanya acara tersebut.

Pihaknya mengatakan bahwa, dengan berlangsungnya acara ini diharapkan Indonesia bisa bergerak lebih cepat dalam mengembangkan ekosistem untuk startup. Misalnya dari sosial inkubasi, menambah banyak jumlah pengembang aplikasi Tanah Air, hingga menyangkut modal ventura.

Dalam hal ini, pemerintah juga ingin bertindak lebih berani dalam hal menggelontorkan dana untuk digunakan sebagai pengembang ekosistem tersebut.

Acara yang digelar selama tiga hari berturut-turut diungkapkan sebagai pesta e-commrce ini akan menghadirkan sebanyak 100 pelaku industri e-commrce sebagai pembicara. Mereka semua datang dari berbagai jenis e-commerce, seperti diantaranya online retail, marketplace, classified, daily deals, dan payment service.

Tak hanya itu saja, bahwa sebanyak 200 stand e-commerce dan 100 stand usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga turut meramaikan pameran industri kreatif digital tersebut.

Menanggapi hal ini, Menkominfo, Rudiantara juga mengungkapkan bagaimana proses perintisan ekosistem usaha online tersebut di Indonesia. Hal ini berlaku mulai dari perangkat mobile hingga persoalan startup digital.

Dalam kesempatannya, Rdiantara mengulas bagaimana proses masuknya jaringan 4G yang telah diluncurkan mulai 2015 dan di tahun 2019 mendatang diharapkan akan bisa selesai menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pihaknya juga menyinggung perihal penerapan TKDN yang pada tahun 2017 mendatang akan diberi kadar sebanyak 30 persen untuk produk-produk dengan 4G LTE impor.

IESE digelar oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan bekerja sama dengan promotor Dyandra Promosindo. Acara ini membawa tema “The New Digital Energy of Asia”. Baca juga E-commerce Terbesar di China, Alibaba Rangkul Situs Belanja Online Lazada dan Tanggapan Pihak Asosiasi Terhadap Gempuran E-Commerce Asing di Indonesia

Top