Ponsel Korea VS China, Samsung S7 Edge VS Xiaomi Mi 5

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Xiamoi Mi 5 Mampu Mendongkrak Kepercayaan – Dulu produk-produk China di Indonesia dipandang sebelah mata. Bagaikan tak punya reputasi, setiap produk China dipandang cepat rusak dan tak pantas dimiliki. Apalagi mengingat gengsi, rasanya akan jauh-jauh menghindari seluruh produk-produk yang berbau china. Tapi waktu memang merubah segalanya. Setelah China diberikan kesempatan untuk membuktikan eksistensinya, saat ini China sibuk untuk meningkatkan kualitas produksinya. Bahkan, yang semula hanya pengekor produksi, sekarang malah bisa dibilang menjadi motor dalam produksi utamanya dalam dunia telepon pintar.

ponsel-korea-vs-china-samsung-s7-edge-vs-xiaomi-mi-5

Di sisi lain, sudah menjadi rahasia umum bahwa Samsung adalah merk top market saat ini. Bagaimana tidak, dengan pengalamannya makan asam garam bersama Nokia dan Erricson dalam dunia telekomunikasi pastinya menjadi bekal yang sulit ditandingi oleh pesaingnya. Tapi itu dulu, sekarang Samsung tengah dihantui oleh produk-produk China. Walaupun pada tatran konsep ponsel pintar semua masih berkiblat pada iPhone dengan touchscreen, namun nampaknya untuk masalah fitur dan harga menjadi pokok utama yang menjadi pertimbangan konsumen.

Terbukti, dengan varian Samsung Galaxy S7 Edge yang merupakan ponsel pintar terbaru dan termahal dari Samsung saat ini ternyata malah nyungsep di bawah ketiak Xiaomi Mi 5 asal China. Payahnya lagi, varian Galaxy S7 Edge tersebut sebenarnya merupakan andalan Samsung untuk mendobrak pasar. Bayangkan saja apa yang terjadi apabila produk andalan dari market leader berada pada posisi di bawah produk China. Hal ini bukan berdasarkan asumsi belaka.

Berdasarkan laporan yang disampaikan AnTuTu, perusahaan benchmarker telepon pintar dalam kurun waktu quartal awal tahun ini ternyata Xiaomi Mi 5 berhasil mendapatkan skor tertinggi yakni, 136875 disusul Samsung Galaxy S7 Edge di angka 134599. Tentunya jarak skor di atas 2000 point tersebut memberikan efek yang signifikan untuk uryusan user experience. Payahnya, kiblat telepon pintar iPhone 6s malah berada di posisi ketiga yang semakin memberikan pertanda China sebagai market leader di quartal tahun ini.

Posisi ketiga dan keempat diisi oleh Huawei dengan Mate 8 disusul Meizu Pro 5 yang menjadikan dua vendor ternama Samsung dan Apple berada pada posisi apoitan produk China. Dari statistik data tersebut dapat disimpulkan secara singkat bahwa secara performa, ponsel China memiliki potensi kuat bersaing dengan vendor Korea dan bahkan Apple dari Amerika Serikat. Nampaknya memang jadi benar, stigma jahat ponsel china itu cepat rusak dan tidak berkualitas sudah ditampik dengan data objektif ini. Baca juga Baru Lahir, iPhone SE Bermasalah dan Asus Rilis Pembaruan Software untuk Zenfone 2.

Top