Opera Buat Browser Enkripsi

Fitur Enkripsi Jadi Default Di Opera Browser – Gencar-gencarnya enkripsi mungkin aru dipikirkan oleh masayarakat Indoensia sendiri. Padahal, enkripsi sendiri bisa dibilang sudha kuno. Enkripsi yang sekarang tidak lain merupakan pengembangan dari metode enkripsi zaman dahulu. Jadi bisa dibilang telat apabila baru geger sekarang. Bukannya tak wajar, terkadang memang baru terpikirkan setelah kejadian ributnya terjadi.

opera-buat-browser-enkripsi

Salah satu fitur enkripsi yang sudah umum diketahui oleh para maniak teknologi informatika adalah VPN alias Virtual Private Network. Fitur ini utamanya untuk menyembunyikan identitas sebenarnya dari si pengakses konten. Mengapa harus disembunyikan? Usul punya usul dalam kriminal siber alias cyber cryme, pengakses ilegal membutuhkan posisi target yang jelas untuk dapat memantau data yang menjadi target kejahatannya.

Hal ini bukan hal yang aneh manakala kita memahami bahwa seringkali metode low-level hacking via brute force dapat digunakan dengan mengetahui tindak tanduk korban peretasan. Akhirnya tidak ada jalan lain kecuali menyembunyikan identitas diri melalui mekanisme VPN ini. Baiknya, saat ini Opera tengah mengembangkan fitur tersebut sebagai default fitur di browsernya. Apa istimewanya? Dengan kemampuan VPN, biasanya layanan ini merupakan layanana berbayar. Menariknya, Opera akan menggratiskannya sebagaimana dilansir dari gadgets.ndtv.com (25/4/2016).

Bgaaimana cara kerjanya? Secara konsep, VPN akan membuat sebuah lorong yang sering disebut tunnel. Lorong ini akan menjadi jalur akses komputer yang digunakan ke komputer server VPN via ISP. Selanjutnya, Komputer server yang akan bertindak sebagai komputer yang digunakan untuk meminta data tersebut kepada komputer target. Alhasil, pelacakan utama dari IP Adress sudah hampir tak mungkin dilakukan dengan fitur ini.

Hal ini berbeda dari penggunaan komputer normal yang langsung menghubungkan komputer yang digunakan ke komputer target via ISP. Jika menggunakan metode normal ini, selain IP Adress dapat terlacak dengan mudah, data yang dikirmkan benar-benar merupakan infromasi utuh yang lebih mudah di retas. Hal ini karena peretas langsung mengetahui bahwa data tersebut merupakan data akses login, data credit card, atau data rahasia lain di web tertentu.

Hal ini yang akan menjadi fitur menarik apabila dijadikan default di Opera Browser. Bukan tak mungkin dengan adanya fitur fantastis gratis ini, Chrome akan mengalami kesulitan menghadapi persaingan dalam dunia web browser. Karena selain dapat melindungi data, VPN disinyalir mampu menekan penggunaan bandwidth daripada akses normal. Siapa yang tak mau kuota internetnya lebih hemat? Baca juga Opera Max hadir sebagai solusi untuk menghemat data internet dan Samsung Siapkan Web Browser Terbaru untuk Seri Galaxy.

Top