Google Map Menampilkan Info Kecelakaan

Setelah Ditilang di Jogja, Google Map Hadirkan Info Jalanan – Ekspektasi Google dalam pengembangan aplikasi buatannya, Google Maps, sebenarnya sangat tinggi. Mulai dari hanya sekedar menggambarkan bumi dalam dunia dua dimensi, hingga perlu diperlihatkan bentuk jalan secara real melalui street fitur street view. Hal ini perlu diberikan Google untuk mempertahankan konsep perusahaannya sebagai perusahaan yang memberikan infromasi kepada semua orang.

google-map-menampilkan-info-kecelakaan

Sebagaimana sebuah mimpi, semakin bagus mimpi tersebut, semakin sulit jalan yang harus dihadapi. Setelah beberapa kali mobil autonomus-nya ditilang dengan berbagai alasan, terakhir Jogja adalah tempat bersemayamnya tiket tilang untuk mobil Street View Google. Mobil tersebut sengaja diedarkan untuk merekam seluk beluk jalan yang sesungguhnya di Jogja. Kalau masalah benar atau salah rasanya itu menjadi hak penegak hukum, satu hal yang jelas hal tersebut memang akan mempengaruhi jadwal Google dalam pengembangan aplikasi Google Map, baik banyak ataupun sedikit.

Walaupun demikian, bukan Google namanya apabila berhenti mengembangkan transfer informasi. Kali ini Google Map dikabarkan membesut fitur baru. Mirip-mirip dengan Waze, yang sempat booming di kota-kota besar lantaran mampu memberikan informasi tentang kemacetan dan penyebab-penyebabnya. Walaupun secara konsep mirip, Google Map dalam fitur traffic terbesbut sebenarnya malah bisa dbilang sudah lama ada. Walaupun ungkin penyempurnaan semua fiturnya baru dapat dirasakan oleh Indonesia akhir-akhir ini.

Menariknya, fitur traffic pada Google Map kali ini mampu memberikan informasi seputar kecelakaan. Memang akan terlihat biasa saja oleh pengguna Waze, hanya saja Google Map sejauh ini tidak memberikan informasi sumber data kecelakaan yang ditampilkannya. Berbeda dari Waze yang menggantungkan validitasnya pada komunitas pengguna Waze, Google Map ini cenderung siap pakai tanpa perlu berbagai keadaan jalanan terlebih dahulu. Tentunya, hal ini lebih menyenangkan daripada menggantungkan info orang lain yang tak jarang menyesatkan.

Sebenarnya karena ketiadaan sumber data yang jelas tersebut, malah menjadi pertanyaan algoritma macam apa yang dibenamkan Google dalam Google Maps-nya. Selain itu, masih belum dapat dibuktikan, informasi tersebut real time atau chaced based infromations. Satu hal yang jelas, Google Maps akan memberi warna hijau untuk jalan yang aman sentosa tanpa hambatan. Selain itu, warna kuning dipilih untuk menginfokan adanya segala sesuatu yang cukup menghambat di jalanan. Sedangkan merah dapat ditafsirkan padat merayap atau lebih buruk lagi. Baca juga Aplikasi Google Now di Android Bisa Mempermudah Penggunanya dan Voice Access, Aplikasi Penggerak Android untuk Penyandang Disabilitas.

Top