Blackberry Rasa Marshmallow

BB Priv Update Ke Android M – Ditengah pemberitaan tentang keuangan Blackberry yang tidak begitu menguntungkan, perusahaan buah hitam ini masih saja memberikan pelayanan maksimal kepada para pecinta setianya. Terakhir, dengan mengiklaskan BB OS pada produk barunya BB Priv, menjadi bukti bahwa BB lebih mengedepankan minat konsumen daripada ego perusahaannya sendiri. Setelah baru saja dirilis akhir 2015 lalu, bulan November tepatnya, ponsel pintar yang menganut jalur berry hitam ini dikabarkan akan menerima update resmi Android M bulan depan, tepatnya Mei 2016 yang dikembangkan oleh Blackberry sendiri.

blackberry-rasa-marshmallow

Berdasarkan datasheet yang dilepas, BB Priv ini awalnya digerakkan oleh Android OS versi 5 aka Lollipop. Operating Sistem dengan logo permen ini memang tergolong baru pada saat perilisan BB Priv ini. Dengan pertimbangan mengikuti kebutuhan zaman, akhirnya memang patut dilanjutkan apabila BB akan merilis upgrade software dari L ke M.

Apabila dilihat dari spesifikasinya yang menggunakan RAM 3 GB, Qualcomm MSM8992 Snapdragon 808, dan memori internal 32 GB seharusnya dengan berjalan di Lollipop saja sudah menjadi suatu hal yang lebih dari cukup.  Apabila merunut kabar yang beredar, pengembangan Android OS M ini sebernarnya berfokus pada kecepatan akses dan daya tahan baterai. Mungkin saja, setelah update nanti, BB Priv akan menjadi ponsel pintar yang ultra premium?

Menurut laman Okezone (4/4/2016), Update BB Priv ke Android M dilakukan dengan hati-hati karena BB tetap ingin menawarkan keamanan eksklusif yang digadang-gadangkan mereka semenjak dahulu. Tentunya, hal ini tidak lepas dari sistem Android yang menerapkan kebijakan kode sumber terbuka yang berarti setiap orang dapat meniru, mempelajari, dan mengembangkan Android OS ini tidak kecuali orang-orang yang memiliki etiket buruk.

Cerita dibalik cerita, menurut berita yang dilansir dari Ubergizmo (4/4/2016), BB mengaku bahwa penjualan produk Blackberry bernafas Android ini ternyata tidak sesuai dengan perhitungan yang telah ditetapkan. Kabarnya hanya ada 600 ribu produk BB-Priv yang didistribusikan, padahal sebelumnya Blackberry yakin dapat menjual sebanyak 850 ribu perangkat. Memang secara penjualan produk fisik, Blackberry mengalami kesulitan hingga menghasilkan neraca negatif. Namun untuk urusan software, misal BBM, dapat dikatakan memberikan neraca positif. Mungkin saja, Update dari L ke M ini ditujukan Blackberry untuk mendongkrak penjualan BB-Priv yang sebelumnya. Karena barang tentu, OS baru memiliki harga jualnya sendiri bila dipasarkan. Baca juga Klaim Sepihak Vivo, Faster than Faster dan Microsoft dan Wacom Bersatu Akan Hadirkan Stylus Paling Canggih di Dunia.

Top