BB Mulai Main Retorika

Blackberry Berkomentar tentang Apple – Masalah keamanan atas unit telepon genggam pribadi akhir-akhir ini menjadi sorotan perbincangan dunia. Walaupun bisa dibilang sebenarnya merupakan isu lama di negara asalnya, Amerika, namun mungkin ini merupakan hal yang mewah bagi masyarakat dunia. Pasalnya, masalah konsen atas privasi pengguna lebih sering diabaikan oleh banyak orang. Terutama apabila melibatkan pemerintah atau pejabat tertentu, rasanya hal tersebut akan langsung dipandang tanpa membuka mata.

bb-mulai-main-retorika

Lain halnya apabila yang digunakan adalah parameter di Amerika Serikat. Di negara ini, hak asasi manusia dijunjung mati. Alasannya sederhana, pengalaman mereka untuk memperlakukan hak asasi manusia sudah mendahului pemikiran-pemikiran yang ada di dunia. Salah satu konsen yang pasti dalam hak asasi manusia adalah privasi. Pasalnya, manusia normal selalu membutuhkan privasi yang tidak mau mereka bagi dengan orang lain. Bukan masalah rahasia, konsepnya orang lain tidak perlu tahu banyak untuk hal-hal yang memang tidak perlu untuk diketahui.

Setidaknya konsen ini memang semakin memanas di negara tersebut. Karena alasan privasi bisa menjadi senjata untuk menghindari penegakan hukum. Tentunya, sebagai penjahat juga memiliki privasi tersendiri untuk melakukan kejahatannya yang tidak ingin diketahui oleh orang lain. Hal ini yang emmbuat FBI gerah pada Apple yang tidak mau turut membantu dalam pemecahan privasi untuk kejahatan yang sempat diberitakan akhir-akhir ini.

Lucunya, ditengah panasnya suhu internal negara antara Apple sebagai pihak swasta dan FBI yang merupakan kepanjangtanganan negara masih saja ada celah yang bisa dimanfaatkan. John Chen, selaku CEO Blackberry dikabarkan Okezone (20/4/2016) mengomentari sikap Apple secara tidak langsung yang enggan bekerjasama dengan pemerintah dalam mengungkapkan kejahatan. Komentar tersebut disampaikan melalui situs resmi Blackberry. Chen menyatakan bahwa sikap Blackberry sudah jelas sejak lama, karena perusahaan teknologi yang baik harus menyediakan akses untuk permintaan pemerintah.

Ditambahkan dari sumber yang sama, Chen menyatakan, “Bagi BlackBerry, ada keseimbangan antara melakukan apa yang benar, seperti membantu untuk menangkap penjahat, dan mencegah penyalahgunaan pemerintah menyerang privasi warga negara.”

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Blackberry telah menyerahkan kunci enkripsi produknya pada Pemerintah Kanada semenjak tahun 2010. Artinya tidak ada lagi rahasia antara pengguna dengan Pemerintah Kanada. Sebagai informasi, di tengah kabar yang dihembuskan Blackberry, situasi keuangan Blackberry masih belum dikabarkan mengalami perbaikan di tahun ini. Baca juga Blackberry, Tidak Ada Rahasia Kepada Penegak Hukum dan BB-Priv Turun Harga, Sekaratkah?

Top