Aduh, IPhone Bakal Terbobol Lagi

Sasaran Pembobolan Kali Ini iPhone 6 – Pemberitaan mengenai keamanan perangkat iPhone besutan Apple menjadi semakin hanga tsetelah perangkatnya iPhone 5c berhasil dibobol oleh FBI. Meskipun FBI mengakui bahwa pembobolan tersebut bukan asli dihasilkan oleh tangannya sendiri melainkan menggunakan jasa pihak ketiga, hal tersebut menjadi kekalahan telak bagi Apple untuk menjual fitur keamanan pada produk-produk besutannya. Tidak hanya iPhone 5c, melainkan seluruh produk besutan Apple.

aduh-iphone-bakal-terbobol-lagi

Tanpa belas kasihan, serangan terhadap keamanan yang dijanjikan kepada seluruh pengguna Apple kembali terjadi. Bug yang dihadapi iMessage bahkan disebut-sebut merupakan celah keamanan level rendahan yang seharusnya tidak dialami oleh vendor sebesar Apple. Apalagi mengusung harga yang premium dengan iming-iming keamanan disamping kualitas, rasanya memang sangat mengejutkan bagi pengguna Apple untuk menerima kebobolan keamanan yang dialami perusahaan logo buah ini.

Parahnya, dengan kondisi keamanan yang bobol berturut-turut tersebut malah membuka harapan bagi orang-orang tertentu untuk berusaha membobol produk-produk Apple. Walaupun tidak selalu berhubungan dengan niat buruk, namun hal ini menjadi ujian telak bagi Apple dalam beberapa waktu ke depan. Sebagaimana dilansir dari okezone.com (13/4/2016), kali ini target operasi menyasar iPhone 6 yang dulu sempat menjadi flagship dari vendor Amerika ini.

Bukan masalah kejahatan, hanya saja iPhone 6 yang bersangkutan menyimpan memori orang yang telah meninggal. Karena memang, pemiliknya terdahulu sudah meninggal, sedangkan keluarga yang bersangkutan ingin mengambil percakapan, foto, dan video yang tersimpan di dalamnya sebagai kenang-kenangan mungkin. Hal tersebut sangat penting tentunya dan dapat dipahami sebagai respon atas ditinggalkan orang yang disayangi. Sayangnya, Apple sendiri dang pemilik kunci, enggan membantu dengan alasan kredibilitas keamanan.

Bagai pucuk dicinta ulampun tiba, keinginan sang keluarga bagai diberi petunjuk kejadian pembobolan oleh FBI tersebut. Pasalnya, mengikuti pemberitaan yang ada, FBI dibantu oleh pihak swasta asal Israel dengan nama Cellebrite. Perusahaan ini adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang mobile forensic. KEndati belum mendapatkan konfirmasi dari kedua belah pihak (FBI dan Cellebrite), yang jelas keluarga bersangkutan memang secara nyata menghubungi dan meminta bantuan perusahaan tersebut. Lucunya, perusahaan tersebut langsung optimis mampu membobol iPhone 6. Tentunya secara skeptis ini memberikan pertanda tertentu, atau bisa saja kejadian terbobolnya iPhone 5c menjadi semacam motivasi bahwa keamanan Apple tidak begitu menakutkan. Nantikan saja kisah perusahaan ini dalam membobol keamanan Apple. Baca juga Baru Lahir, iPhone SE Bermasalah dan Waduh, iPhone Rawan Dibobol (Lagi).

  • Reza

    Wah

Top