Vice Presinden Facebook, Diego Dzodan Akhirnya Dibebaskan

Dipenjara Akibat Menolak Buka Enkripsi WhatsApp, Akhirnya Diego Dzodan Dibebaskan – Beberapa waktu lalu, telah dikabarkan bahwa petinggi Facebook Diego Dzodan dikabarkan telah dijebloskan ke penjara karena telah menolak untuk membantu pihak kepolisian dalam mengusut kasus peredaran narkoba.

dipenjara-akibat-menolak-buka-enkripsiwhatsapp-akhirnya-diego-dzodan-dibebaskan

Rupanya, penahanan tersebut tidak bertahan lama. Vice President Facebook, pria asal Argentina ini akhirnya dibebaskan dari kurungan. Keputusan tersebut telah diberikan oleh seorang hakim di Amerika Latin.

Dzodan sendiri dijebloskan ke dalam penjara pada hari Selasa 1 Maret waktu setempat kemarin setelah menolak untuk membuka kunci enkripsi dari WhatsApp. Dalam alasannya, Dzodan sendiri mengatakan bahwa meskipun WhatsApp berada di perusahaan Facebook, namun keduanya memiliki server yang berbeda. Namun, kepolisisan tetap tidak mau tahu dan menjebloskannya ke penjara.

Pada kesmepatan ini, facebook kembali menegaskan bahwa perusahaannya memang sebagai pemilik WhatsApp. Namun, untuk operasional, keduanya tetap berjalan secara terpisah.

Sementara itu, Hakim Ruy Pinheiro juga mendeskripsikan bahwa penahanan Dzoda kemarin juga merupakan tindak pemaksaan yang melanggar hukum.

Apabila diingat, kasus ini telah berlangsung selama beberapa bulan dan pihak pada saat memaksa Dzodan untuk ditahan, pihak kepolisian menganggap Facebook telah berulang kali tidak mematuhi keputusan pengadilan. Facebook yang dianggap tidak mau membantu proses investigasi dengan membuka kunci enkripsi WhatsApp.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa layana pesan instan tersebutlah yang dicurigai sebagai media untuk melakukan transaksi jual-beli narkoba tersebut.

Sebelumnya, Facebook juga telah mengatakan secara jelas bahwa semua pesan yang keluar masuk WhatsApp lokasinya bukan berada dsi server pusat dan untuk membuka kunci enkripsinya tidaklah mudah harus melalui enkripsi yang sangat kuat. Namun, penolakan Diego Dzodan justru berakhir pada ruang jeruji besi.

Hingga saat ini belum diketahui bagaimana reaksi Facebook berikutnya. Karena tindakan kepolisian menahan Dzodan dianggap melanggar hukum, apakah juga akan diselesaikan secara hukum karena dnegan ditahannya petinggi Facebook tersebut juga termasuk pencemaran nama baik.

Kepolisian juga belum mengambil langkah lanjutan terkait masalah dari pembukaan kunci enkripsi aplikasi WhatsApp tersebut. Baca juga Tolak Buka Kunci WhatsApp, Diego Dzodan Dipenjara dan Aplikasi Path Mengalami Gangguan Tidak Bisa Diakses

Top