Telkomsel Gelar Sosialisasi Wirausaha Bagi Para Programmer Muda

NextDev Pulang Kampung Telah Sampai di Gorontalo – Mendukung kreativitas para programmer muda Indonesia yang saat ini semakin banyak, Telkomsel menggelar sebuah program yang diberi nama NextDev Pulang Kampung. Tepatnya kemarin tanggal 10 hingga 11 Maret 2016 kegiatan ini telah sampai di Gorontalo.

nextdev-pulang-kampung-telah-sampai-di-gorontalo

Kegiatan yang digelar selama 2 hari tersebut, diisi oleh serangkaian acara seperti eksebisi karya aplikasi digital, workshop juga seminar. Dari kegiatan sosialisasi kewirausahaan bagi para programmer muda ini, rupanya disambut cukup antusias dan banyak yang turut berpartisipasi terutama di kalangan pemuda.

Program NextDev Pulang Kampung di Gorontalo ini juga merupakan salah satu serangkaian kegiatan yang digelar di 10 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Malang, Pontianak, Makassar, dan Gorontalo.

Adita Irawati, selaku Vice President Corporate Communication Telkomsel mengungkapkan bahwa NextDev Pulang Kampung merupakan salah satu upaya dari salah satu provider terbesar di Indoensia ini untuk membangun ekosistem digital yang terus berlanjut di Tanah Air. Salah satunya dengan pengenalan digipreneurship atau bidang kewirausahaan pada sektor digital.

Digelarnya ajang ini, juga diharapkan akan sanggup memberikan inspirasi baru bagi para calon pelaku wirausaha startup atau programmer-programmer muda Indonesia di berbagai pelosok daerah. Tak hanya itu saja, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjembatani kolaborasi antara duta NextDev dengan pemerintah kota setempat dalam menciptakan solusi yang tepat bagi perkembangan dan kemajuan kota tersebut.

Dalam kesempatan agenda yang digelar di kota Gorontalo hari Kamis kemarin, telah diperlihatkan eksbisi karya dari M Khusni Fajar dan Dea Vanditama. Selain memperlihatkan karyanya, mereka juga melakukan sosialisasi ide juga hasil karya kepada para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Gorontalo. Pengalaman demi pengalaman yang dialami keduanya juga turut dibagikan dengan senang hati. Dalam eksbisi tersebut, cukup menjadi ketertarikan tersendiri bagi para mahasiswa hingga tak jarang ada satu dua orang yang bertanya dan terjalin diskusi terbuka.

Di hari berikutnya dilanjutkan dengan workshop. Pada workshop tersebut juga diberikan simulasi untuk para calon developer degan tema seputar digipreneurship yang terdiri dari pengembangan aplikasi digital, perencanaan finansial, hingga perumusan masalah.

Kegiatan tersebut juga dirasa sangat bermanfaat dan membantu para pemula yang ingin mengembangkan wirausahanya di bidang developer. Baca juga Bulan Ini Microsoft Gelar Device Days di Yogyakarta dan Surabaya dan Pemerintah Indonesia Targetkan 1.000 Technopreneur di 2020

Top