Sony Kembangkan Prototype Proyektor Jadi Layar Sentuh!!

Pengembang Sony Memperkenalkan Prototype Proyektor Menjadi Sebuah Layar Sentuh – Meskipun reputasi di bidang industri smartphonenya agak redup, selama 2 tahun terakhir ini divisi pengembangan Sony yaitu Future Lab berhasil memperkenalkan ide-ide menakjubkannya menjadi sebuah prototype yang dapat diwujudkan dan dapat dijual secara komersil. Salah satu produk terbarunya adalah sebuah proyektor yang dapat mengubah permukaan datar menjadi layar sentuh.

Pengembang Sony Memperkenalkan Prototype Proyektor Menjadi Sebuah Layar Sentuh

Prototype dari proyektor tersebut beberapa waktu yang lalu telah dipamerkan dalam ajang SXSW yang berlangsung di Austin, Texas. Prototype ini juga disebut dengan Interavtive Tabletop yang menggunakan dukungan dari sensor kedalaman dan pendeteksi gerakan yang digunakan untuk mengenali objek apa saja yang ada di atas benda datar, misalnya meja.  Sebagai contohnya adalah saat meletakkan cangkir di atas meja, proyektor tersebut dapat mengetahui bahwa objek yang diletakkan di atas meja itu adalah sebuah cangkir. Dengan sensor kedalaman, proyektr juga mampu mengetahui kedalaman atau volume dari cangkir tersebut.

Tidak hanya sebuah cangkir saja, tetapi proyektor tersebut juga mampu mengenali sebuah buku menjadi versi interaktif yang dilengkapi dengan gambar dan animasi. Saat pengguna membuka buku, proyektor akan segera memindai halaman buku dan mengubahnya menjadi animasi menarik yang bisa digunakan untuk membalikkan halaman. Proyektor ini juga bisa merespon pergerakan jari dari pengguna.

Penggunaan proyektor tersebut memang masih minimalis, tetapi peluang dikembangkan lebih dalam lagi masih besar. Apalagi proyektor ini bisa juga digunakan sebagai media pembelajaran baik itu sebuah buku novel maupun buku sejarah dimana pengguna bisa menikmati buku dengan menyenangkan.

Teknologi ini hampir mirip dengan teknologi augmented reality yang sebelumnya diperkenalkan oleh penemu Bastian Broecker pada tahun 2012 yang lalu dimana meja buatannya juga menggunakan dukungan kamera PlayStation Eye serta sensor Microsoft Kinect.

Adanya proyektor yang dikembangkan oleh Sony ini bisa menjadikan jembatan penegah antara layar sentuh standar yang ada saat ini. Sayangnya, dari pihak Sony menekankan kalau teknologi yang dipamerkan tersebut hanya sebuah prototype yang belum jelas kapan akan diproduksi secara massal.

Top