Ini Alasan Samsung Galaxy S7 di Indonesia Pakai Chipset Exynos

Indonesia Kebagian S7 Chipset Exynos, Ini Alasannya – Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Samsung memasarkan dua flagship terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge dengan dua spesifikasi berbeda di bagian prosesor ke tiap negara, termasuk Indonesia.

Ini Alasan Samsung Galaxy S7 di Indonesia Pakai Chipset Exynos

Adapun dua prosesor Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge adalah varian prosesor Exynoss dan Qualcomm Snapdragon 820. Sementara di Indonesia, konsumen ternyata disuguhi Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge dengan varian prosesor Exynos 8890. Lalu apa alasannya Indonesia dipilih untuk dijejali prosesor Exynos dan bukan Snapdragon?

Dikatakan oleh Product Marketing Head IT & Mobile Samsung Indonesia, Denny Galant, mengenai spesifikasi prosesor untuk Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge yang dipasarkan di Indonesia, merupakan kebijakan langsung oleh Samsung Global, yang berada di Korea Selatan.

“Itu sudah keputusan global,” kata Denny, dikutip dari laman KompasTekno, hari Kamis (3/3).

Kendati demikian, Denny juga menambahkan meski mengusung spesifikasi berbeda, tetapi secara performa keduanya juga sama-sama ideal. Berikut dengan performa yang dihasilkan keduanya karena masih sama jumlah core dan dukungan jaringan, dipastikan tidak akan berbeda signifikan.

Untuk chipset Exynos 8890 dan Qualcomm Snapdragon 820 meruapakan chipset yang ditenagai prosesor delapan inti (octa-core) dan kompatibel jaringan 4G LTE Cat9 dengan kecepatan akses hingga 450 MBps. Berdasarkan hasil uji benchmark-pun, dua jeroan ini memiliki performa yang cukup identik satu sama lain.

“Experience yang dirasakan kami jamin sama,” imbuh Denny.

Menurut Denny yang paling penting, baik dengan spesifikasi prosesor Exynos dan Snapdragon, performa Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge tetap memiliki performa CPU yang meningkat 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Sedangkan saat ditanyakan mengapa Samsung memilih merilis dua varian prosesor berbeda, Marketing Director Samsung Indonesia Vebbyna Kaunang berujar jika hal tersebut merupakan strategi global yang telah ditetapkan perusahaan pusat.

“Samsung selalu mengambil komponen dari banyak perusahaan. Alasannya banyak. Intinya merujuk ke pengalaman terbaik bagi pengguna,” tutup Vebbyne.

Di Indonesia sendiri, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge sudah mulai bisa dipesan per tanggal 26 Februari yang lalu. Apakah sobat berminat? Baca juga Samsung Pay Sukses Singkirkan Apple Pay dan Infinix Zero 3, Smartphone Android Terbaru dengan Kamera Mumpuni.

Top