HarukaEdu, Salah Satu Peserta Google Accelerator

HarukaEdu, Fasilitasi Kuliah Online untuk Profesional – Berbagai macam startup yang ada di Indonesia memang terdiri dari berbagai bidang. HarukaEdu, merupakan salah satu startup pendidikan yang telah berdiri sejak tahun 2013 lalu. HarukaEdu sendiri, merupakan salah satu startup yang telah mendapatkan pembinaan dari Google melalui program Google Accelerator untuk mematangkan dirinya sebagai jembatan untuk para profesional yang masih ingin melanjutkan pendidikan namun memiliki sedikit waktu.

harukaedu-fasilitasi-kuliah-online-untuk-profesional

CEO HarukaEdu, Novistiar Rustadi juga mengatakan bahwa saat ini telah memiliki tiga perguruan tinggi yaitu London School, Universitas Wiraswasta Indonesia, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Di perguruan tinggi tersebut, mahasiswa dimaksimalkan belajar dengan waktu yang lebih fleksibel, tidak perlu datang ke kampus tetapi bisa menghadiri kelas yang telah direkam. Hal ini dirasa sangat membantu bagi para profesional yang memiliki jam kerja tidak menentu.

Pembelajaran online dari HarukaEdu juga memiliki sistem belajar yang sama seperti di kelas. Mahasiswa hanya perlu menonton video materi yang telah disediakan, kemudian dosen akan hadir dua kali dalam seminggu untuk menjawab pertanyaa-pertanyaan mahasiswa dan juga berdiskusi mengenai materi tersebut. Pada perkualiahan online ini juga akan ada ulangan tengah semster, kuis, juga ulangan akhir semster. Juga diadakan skripsi untuk mendapatkan ijazah.

Untuk sekolah online ini, mahasiswa hanya dipungutt biaya sebesar Rp 515 ribu setiap bulannya. Meskipun menyediakan kuliah online, namun HarukaEdu tetap memiliki kampus yang dapat didatangi oleh mahasiswa untuk belajar seperti kampus pada umumnya.

Selain menyediakan kelas berbayar, HarukaEdu juga memberi fasilitas beberapa kelas gratis.

Untuk perencanaan ke depan, HarukaEdu tengah mempersiapkan untuk mendukung lebih banyak lagi Universitas di Indonesia khususnya di wilayah Indonesia bagian Timur. Pasalnya, untuk wilayah Timur sendiri saat ini sistem pendidikannya masih cukup tertinggal, tidak semaju Jakarta atau kota-kota besar lainnya.

Sebetulnya saat ini telah ada beberapa pendaftar yang berasal dari Indonesia bagian Timur hanya saja, masih terkendala untuk kelancaran dan kestabilan jaringan internet di sana. Untuk itu, pihak HarukaEdu berharap untuk wilayah Indonesia bagian Timur juga segera diberi konektivitas internet yang stabil agar penerimaan pendidikan juga akan menjadi lebih mudah. Baca juga Pemerintah Indonesia Targetkan 1.000 Technopreneur di 2020 dan Pemerintah Tak Akan Persulit Startup di Indonesia

Top