Google Resmi Perkenalkan “AdWords Express” Platform Khusus Buat Para UKM

AdWords Express Akhirnya Resmi Diboyong Masuk Indonesia oleh Google – Setelah sebelumnya hanya bisa mendengar lewat media tentang sebuah platform bagi para pebisnis yang disediakan oleh aplikasi Google, kini akhirnya Google Indonesia telah memboyong platform tersebut masuk ke Indonesia.

adwords-express-akhirnya-resmi-diboyong-masuk-indonesia-oleh-google

AdWords Express” yang merupakan nama dari platform tersebut memiliki fungsi yang mirip dengan “AdWords”yaitu untuk membantu para pelaku bisnis dalam menjangkau pengguna dunia maya dengan melakukan pemasangan iklan di platform Google.

Namun, untuk “AdWords Express” sifatnya lebih praktis dan telah mendukung versi mobile. Ketersediaan dari aplikasi AdWords Express ini di Indonesia juga sebetulnya telah ada sejak akhir bulan Januari lalu, namun Google baru saja mengumumkannya secara resmi pada hari Kamis (17/03/2016) kemarin.

Meski dikatakan hampir sama, namun secara spesifik AdWords Express dan AdWords yang sebelumnya telah ada memang memiliki beberapa perbedaan. Hal ini seperti dikatakan oleh Mira Sumianti selaku Product Manager Small Medium Business Google Indonesia.

Beberapa perbedaan diantaranya adalah, skala usaha yang lebih membidik Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada pada AdWords Express, sedangkan AdWords masih menyasar seluruh jenis usaha. Hal tersebut dikarenakan AdWords Express dapat dioperasikan dengan biaya yang lebih efisien. Selain itu alat-alat iklan yang tersedia juga lebih sederhana sehingga tak lagi memerlukan tenaga ahli untuk mengolahnya.

Lalu untuk AdWords Express juga lebih bersifat mobile sehingga pebisnis bisa mendaftar via aplikasi mobile dengan sistem antarmuka yang lebih ramah. Selain itu, proses iklan juga lebih cepat. Selanjutnya adalah aplikasi ini juga bersifat otomatis, jadi untuk iklan tidak dapat dikustom atau dioprek oleh pemilik.

Namun, di samping seluruh perbedaan tersebut, Mira kemudian menegaskan bahwa AdWords Express ataupun AdWords sama-sama memberlakukan sistem pembayaran yang fleksibel. Untuk awal, pelaku bisnis tidak akan dikenai biaya atau gratis, lalu baru setelah iklan yang terpampang diklik oleh user lain atau netizen maka barulah pebisnis dikenai biaya. Aplikasi ini juga bisa diunduh melalui App Store atau Google Play Store. Baca juga Google Mulai Uji Coba Pembayaran ‘Hands Free’ dan Pemerintah Indonesia Targetkan 1.000 Technopreneur di 2020

Top