Dubai Jadi Tuan Rumah Ajang World Drone Prix 2016

Ajang Balapan Drone Tingkat Dunia Siap Suguhkan Aksi Menarik – Saat ini popularitas drone terus menanjak di berbagai belahan dunia, tak hanya di Indonesia saja. Pertama kali dikenal sebagai pesawat mata-mata ataupun pesawat mini yang digunakan untuk keperluan militer, kini drone menjadi produk teknologi mutakhir biasa digunakan untuk hoby atau kebutuhan entertaining.

Dubai Jadi Tuan Rumah Ajang World Drone Prix 2016

Seperti diberitakan oleh Ubergizmo, pada hari Kamis (4/3) kemarin, popularitas drone sekarang ini turut mendorong beberapa orang untuk menyelenggerakan ajang Drone Prix Dunia pertama kalinya di bulan Maret 2016 ini. Hal tersebut wajar, mengingat drone mulai diminati untuk keperluan dokumentasi dari ketinggian atau banyak pengguna yang memanfaatkan drone untuk balapan. Sementara itu, meski belum resmi dihelat namun Dubai dipastikan menjadi tuan rumah ajang dunia tersebut.

Sejauh ini memang belum ada pengakuan resmi mengenai Word Drone Prix 2016, tetapi ternyata pecinta drone sumringah menanggapi perhelatan yang digelar di Dubai ini. Begitupun dengan para panitia penyelenggara yang tampaknya serius untuk menggelar ajang World Drone Prix 2016. Dipilihnya Dubai, dikarenakan kota ini memiliki gemerlap keindahan yang ideal untuk para pecinta drone, dipadukan dengan keindahan gedung-gedung pencakar langit yang menyebar di negara penghasil minyak tersebut.

Untuk formatnya, ada lebih 100 tim yang bakal berpartisipasi di World Drone Prix 2106, Dubai, dengan kompetisi berupa balapan kecepatan tinggi yang memiliki kecepatan lebih dari 62 mph. Babak kualifikasi sendiri dilaksanakan pada tanggal 7 dan 8 Maret 2016 mendatang.

Demi menarik minat penonton, World Drone Prix 2016 tak hanya menyuguhkan aksi drone berspesifikasi tinggi saja, melainkan juga menghadirkan mobil balap Mclaren kepunyaan Kepolisian Dubai. Spesialnya lagi, meski dinilai tak seimbang namun akan ada sesi dimana drone dan mobil balap McLaren akan saling pacu kecepatan untuk menyelesaikan rintangan berupa checkpoint yang menyala. Jadi untuk memuluskan acara tersebut, World Drone Prix 2016 digelar pada malam hari mulai tanggal 11 – 12 Maret 2016.

Tidak semua drone bisa ikut dalam acara ini, sebab W.O.R.D telah menetapkan beberapa aturan mengenai spesifikasi drone yang didaftarkan oleh masing-masing tim. Hadiahnya juga cukup menggiurkan, meski terkesan sebagai ajang main-main, tetapi World Drone Prix 2016 telah menyediakan uang senilai $1 juta dollar atau setara Rp 13,2 milyar sebagai bahan rebutan tim peserta. Baca juga HarukaEdu, Fasilitasi Kuliah Online untuk Profesional dan Qualcomm Incar Pasar Drone Ringan Sebagai Fokus Pasar Selanjutnya.

Top