Akhirnya, Google Patenkan Pendeteksi Bus Pada Mobil Otomatisnya!!

Google Mematenkan Pendeteksi Bus pada Mobil Otomatis – Sejak kejadian menabrak sebuah bus di Mountain View pada tanggal 14 Februari yang lalu, kini mobil otomatis Google telah memperbaiki kesalahannya tersebut dengan meluncurkan teknologi pada mobil yang dapat digunakan untuk menghindari bus.

Google Mematenkan Pendeteksi Bus pada Mobil Otomatis

Pada tanggal 8 Maret kemarin, Google telah resmi mematenkan sebuah teknologi yang diberi nama dengan “Pendeteksi Bus untuk Kendaraan Otomatis”. Dalam paten tersebut disebutkan detail spesifik dari teknologi yang dapat melacak adanya sebuah bus dilihat dari ukuran serta warnanya. Alat tersebut juga mempunyai kemampuan dapat mendeteksi bus sekolah dengan warna kuning dan dari segi ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan bus biasa.

Teknologi yang dikembangkan oleh Google ini sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak tahun 2014 silam, tetapi baru mulai dipatenkan oleh Google akhir-akhir ini setelah kejadian kecelakaan mobil otomatis Google menabrak sebuah bus kota. Meskipun dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban, tetapi hal ini sangat membahayakan untuk ke depannya nanti. Maka dari itu Google segera mematenkan teknologi tersebut untuk menandakan pentingnya keselamatan mobil otomatis di jalanan agar kejadian menabrak kendaraan lain tidak terulang kembali.

Chris Urmson selaku direktur dari unit mobil otomatis, dalam event SXSW 2016 juga menyampaikan bahwa Google telah menjalankan kurang lebih 3.500 kali uji coba dengan alat pelacak tersebut bus tersebut. Uji coba tersebut dilakukan agar kejadian serupa atau kejadian yang lebih buruk tidak akan pernah terjadi lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Google juga menjelaskan bahwa kecelakaan yang terjadi bulan lalu pada kendaraan otomatisnya yang bernama Lexus RX450h, saat itu posisi mobil otomatis tersebut sedang berjalan pada kecepatan rendah. Kronologisnya adalah saat bus kota tersebut sengaja memelankan diri untuk mempersilakan mobil otomatis Google lewat mendahuluinya. Tetapi seketika itu, mobil Google yang ada dalam mode otomatis tiba-tiba masuk ke lajur tengah dan menabrak bagian samping bus. Hal ini menyebabkan kerusakan pada spakbor depan, sensor pengemudi, dan roda belakang pada mobil otomatis. Dengan adanya perbaikan yang dilakukan Google, ke depannya Google berharap tidak akan ada kecelakaan seperti ini.

Top