Rugi Besar, Yahoo Rumahkan 9.000 Karyawan

Alami Kerugian Hingga US$ 4.3 Miliar, Yahoo PHK 15 Persen Pekerja – Beberapa tahun belakangan, memang popularitas Yahoo Inc terlihat meredup. Rupanya, kabar terbaru mengatakan bahwa akibat kerugian yang cukup besar Yahoo Inc telah merumahkan sekitar 15 persen pekerjanya. Itu berarti, ada sekitar 9.000 orang karyawan yang harus di PHK. Angka pemangkasan karyawan sejumlah itu, terhitung hingga tahun 2016 ini, dilakukan secara bertahap bukan sekaligus.

alami-kerugian-hingga-us$-4-3-miliar-yahoo-phk-15-persen-pekerja

Adanya pemangkasan jumlah karyawan dilakukan oleh Yahoo untuk memperbaiki profitabilitas dari perusahaan multinasional ini. Rupanya, Yahoo telah mencatat kerugian perusahaan yang mencapai angka US$ 4.3 miliar pada tahun-tahun belakangan.

Mrissa Mayer selaku CEO dari Yahoo Mengungkapkan bahwa dengan melakukan pemecatan ini, maka merupakan sebuah strategi untuk mencerahkan masa depan Yahoo agar lebih memiliki daya saing yang kuat baik dalam sektor mitra, iklan juga pengguna.

Sebelumnya, pada bulan Desember 2015 lalu, Yahoo telah mengumumkan bahwa mereka memiliki rencana untuk menjual sahamnya pada e-commerce Cina, Alibaba. Namun, rupanya rencana tersebut dibatalkan karena Yahoo mendapat tekanan dari beberapa investor.

Selain melakukan pemecatan 9.000 karyawannya, Yahoo juga melakukan upaya lain yaitu dengan mengoptimalkan fitur-fitur yang lebih menarik seperti membuat mesin pencari, e-mail dan situs blog Tumblr yang akan menarik hati para pengiklan sekaligus dengan tampilan yang lebih menarik untuk versi mobile.

Selain itu, untuk memperbaiki kerugian yang terjadi perusahaan asal California ini juga akan menekan produksi dari setiapproduknya. Kemungkinan besar apabila rencana tersebut berhasil maka dalam 2 tahun Yahoo akan kembali Berjaya, sekitar tahun 2017 atau 2018 mendatang. Karena, dengan adanya pemangkasan produksi maka dari pemotongan produk bisa dihasilkan sekitar US$ 1 miliar.

Rupanya, dengan kondisi Yahoo yang semakin menurun, Mayer juga mendapat tekanan dari beberapa investor untuk mundur dari jabatannya sebagai kepala eksekutif. Hal ini diungkapkan oleh Eric Jackson selaku direktur manajer SpringOwl yang mengatakan bahwa Mayer dan timnya telah menjadi penghalang adanya peningkatan pada harga saham yang lebih tinggi. Bahkan, saham Yahoo telah menurun hingga 1,4 persen setelah satu jam perdagangan. Eric menanggapi rencana awal Mayer pada saat hendak menjual saham Yahoo pada Desember lalu. Baca juga Jora Siap Jadi ‘Google-nya’ Job Seeker di Indonesia dan Domain Google.Com Sempat Dibeli Mantan Pekerja Google dengan Harga Murah

Top