Ekpansi Bisnis, Go-Jek Akuisisi 2 Startup dari India

Go-Jek Caplok Dua Perusahaan Startup Asal India – Salah satu raksasa startup asal Indonesia, Go-Jek kembali memperlihatkan geliatnya di industri bisnis online. Dimana perusahaan penyedia layanan transportasi tersebut secara mengejutkan mengumumkan telah mengakuisisi dua perusahaan startup teknologi asal India.

Ekpansi Bisnis, Go-Jek Akuisisi 2 Startup dari India

Diberitakan oleh laman DetikInet, Jumat (19/2), dua perusahaan startup yang dicaplok Go-Jek adalah C42 dan CodeIgnition. Proses akuisisi oleh Go-Jek ini diketahui untuk mengatasi masalah yang kerap menimpa aplikasi pada perusahaan pimpinan Nadiem Makarim tersebut. Di sisi yang lain Go-Jek juga ingin memperkuat sistem mereka, mengingat saat ini layanan Go-Jek semakin kompleks. Proses akuisisi ini sejatinya sudah berjalan sejak lima bulan lalu tanpa disebutkan berapa dana yang harus dikeluarkan Go-Jek untuk meminang C42 dan CodeIginition.

Diungkapkan oleh CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, selama ini Go-Jek memang telah cukup lama bekerja sama dengan dua perusahaan tersebut. Baik antara Go-Jek dan dua startup India ini telah saling mengisi untuk memperbaiki setiap kekurangan yang ada pada aplikasi Go-Jek.

“Kami telah bekerja dengan mereka selama beberapa bulan. Mereka telah membantu kami meningkatkan back-end kami seiring peningkatan permintaan dan pengguna. Kami sangat mencintai pekerjaan ini. Orang-orang ini harus memimpin pengoperasian teknologi kami, karena mereka sangat baik,” ujar Nadiem Makarim, dilansir dari laman DetikInet, hari Jumat(19/2) sambil mengatakan jika dengan proses akuisisi ini, Go-Jek akan lebih banyak lagi memperkerjakan karyawan dari negeri India.

“Kami akan merekrut 100 engineer, programmer dan data scientist terbaik, baik level junior maupun senior, dalam 6-12 bulan ke depan,” imbuh Nadiem.

Sekedar tambahan informasi mengenai dua perusahaan startup yang diakuisisi Go-Jek, C42 merupakan perusahaan starup yang didirikan pada tahun 2010 oleh Sindu Ponnappa, Niranjan Paranjape dan Aakash Dharmadhikari. Perusahaan ini fokus pada sebagai konsultan untuk beberapa perusahaan teknologi seperti Flipkart, Staples Labs, Quintype, UrbanLadder dan Thought Works.

Sedangkan Codelgnition adalah perusahaan yang didirikan oleh Ajey Gore dengan Sumit Gupta, Shraddha Gore, Shobhit Srivastava, and Mehak Kahlon pada tahun 2013. Dua perusahaan ini dipilih Go-Jek karena menawarkan manajemen serta strukturisasi organisasi teknologi yang baik ditambah dengan kinerja para pengembang dan coders-nya yang positif.

“Orang-orang ini pun menunjukan bagaimana membuat tim dinamis. Serta bagaimana merekrut dan berkomunikasi yang efektif,” pungkas Nadiem. Baca juga Toshiba, Vaio dan Fujitsu Bersatu Ciptakan Produk Baru dan Pabrikan Smartphone Asal Rusia Siapkan Strategi untuk Pasar Indonesia.

Top