Waspada! Aplikasi Go-Jek Indikasikan Celah Keamanan Data Pengguna

Data Pribadi Pengguna Go-Jek Rawan Dicuri – Baru beberapa pekan Go-Jek mulai beroperasi dengan lancar, kini telah muncul celah keamanan yang mengancam keamanan data dari pengguna aplikasi ojek online tersebut. Pasalnya, beberapa waktu yang lalu seorang programmer telah mengungkapkan melalui blog pribadinya bahwa data dari pengguna aplikasi Go-jek baru saja ditemukan celah kemanan atau bug.

data-pribadi-pengguna-gojek-rawan-dicuri

Melalui celah keamanan pada API endpoint yang ditemukan tersebut, rupanya cukup menjadi ancaman bagi informasi-informasi probadi milik pengguna seperti nomor ponsel, tujuan, hingga jenis makanan yang dipesan melalui Go-Food. Data-data ini bisa dicuri oleh para peretas dan bukan tidak mungkin akan mengancam keselamatan dari pengguna Go-Jek apabila peretas memiliki niat kejahatan lainnya.

Sebetulnya, programmer tersebut mengaku bahwa dirinya telah menemukan bug dari aplikasi Go-Jek pada sistem operasi Android dan iOS sejak bulan Agsutus 2015 lalu dan telah memberitahu pihak terkait, hanya saja perbaikan dari pihak Go-Jek sendiri dikatakan lambat dan tidak memberikan pengaruh apapun hingga saat ini sehingga ia mempublikasi tulisannya.

Menurut pengakuan si programmer, pihak Go-Jek telah meminta waktu hingga tanggal 10 Januari 2016 pada programmer tersebut agar tidak mempublikasikan bug yang ada dalam aplikasi.

Berdasarkan kutipan yang dilansir dari halaman Kompas Tekno, Senin (11/01/2016),”Karena saya sudah megecek bug gojek sebanyak dua kali (Agustus dan Desember 2015), saya tidak mengecek lagi apakah bug-bug ini masih ada atau tidak,’ demikian yang ditulis Yohanes pada blog pribadinya.

“Ternyata, ketika saya coba lagi sebelu posting artikel ini (02/01/2016), sebagian besar bug yang ada ternyata masih belum diperbaiki,” imbuhnya.

Dari keterangan yang disampaikan oleh Yohanes, pihaknya berharap agar pihak Go-Jek segera melakukan perbaikan dari bug-bug tersebut demi keamanan pengguna. Kemudian ia juga menghimbau para pengguna agar lebih berhati-hati dalam memberikan informasi.

Namun, hingga berita ini naik pada beberapa media, rupanya Go-Jek sendiri  masih belum memberikan keterangan resminya. Baik itu pernyataan dari bug-bug yang ada juga kepastian dari perbaikan yang hendak dilakukan. Namun, diharapkan agar celah tersebut segera dibenahi agar pengguna juga semakin merasa aman dan nyaman menggunakan aplikasi ojek online ini. Baca juga Go-Jek Rilis Layanan Pesan Tiket Lewat Go-Tix dan Reuben Paul si Anak Cerdas yang Sudah Jadi CEO dan Pakar Internet

Top