Senheisser HE1060/HEV 1060, Headphone Berharga Rp 754 Jutaan

Headphone Premium Senheisser HE1060/HEV 1060 Hadir Pertengahan Tahun – Di ajang CES Innovation Award 2016, pabrikan piranti audio, Senheisser berhak mendapatkan penghargaan untuk dua produk headphone terbaru mereka yang dibanderol dengan harga fantastis, yakni Senheisser HE1060/HEV 1060. Produknya ini membawa penghargaan untuk kategori Haedphone dan High Performance Home Audio-Video.

Headset Premium Senheisser HE1060/HEV 1060 Hadir Pertengahan Tahun

Sedianya Senheisser HE1060/HEV 1060 yang sudah menganut teknologi headphone elektrostatik ini bakal dilepas ke pasaran pada semester pertama tahun ini dengan kisaran harga yang tak main-main, yakni 50ribu Euro atau setara dengan Rp 754 jutaan. Tentunya melihat banderolnya, headphone ini akan menawarkan teknologi canggih untuk konsumen kelas atas.

“Dengan Sennheiser HE 1060/HEV 1060, kami telah menciptakan tonggak baru di kelas audio premium dengan tidak berkompromi dalam proses menciptakan headphone terbaik di dunia,” ucap Maurice Quarre, Direktur Business Segment Select & Audiophile Sennheiser, dikutip dari TeknoTempo (28/1).

Secara historis, Sennheiser HE 1060/HEV 1060 merupakan flagship yang diplot menjadi seri penerus headphone fenomenal Sennheiser HE 90/HEV 90 yang dirilis pada tahun 1990/1991.

Melakukan debut pada bulan November 2015, Sennheiser HE 1060/HEV 1060 menawarkan keunggulan berupa presisi dalam reproduksi audio, dengan total distorsi harmonik yang diprogram paling rendah dan telah diukur lewat sistem reproduksi audio, spasialitas khusus, serta respons frekuensi yang berada jauh di luar ambang pendengaran manusia.

Dalam mengembangkan Sennheiser HE 1060/HEV 1060 juga tak butuh waktu singkat, sedangkan para perancang mengaku membutuhkan waktu hingga 10 tahun untuk mengembangkan headphone canggih tersebut. Berkonsep teknologi amplifier yang inovatif dan menggabungkan fungsi dari tabung amplifier dipadukan sejumlah transistor untuk menyempurnakannya, terciptalah Sennheiser HE 1060/HEV 1060 ini.

“Keuntungan dari tabung amplifier adalah dalam pengolahan gelombang yang unggul,” kata Axel Grell, Portfolio Manager Audiophile Sennheiser.

“Namun, tantangan lain adalah sensitivitas akan suara dari hasil getaran. Untuk alasan ini, tempat amplifier dibuat dari marmer Carrara dan dapat disandingkan dengan amplifier,” pungkasnya.

Tak hanya itu saja yang membuat headphone premium ini semakin mahal adalah karena headphone ini unitnya dibuat di Jerman dengan tangan (manual) dan berkomposisi material mewah. Apakah sobat berminat? Baca juga Film Sekuel Avatar Libatkan Teknologi Canggih nan Modern dan Jabra Hadirkan Headset Canggih Halo Fusion Wireless di Indonesia.

Top