Kehadiran Netflix Ditakutkan Bisa Bunuh Industri Pertelevisian Nasional

Layanan Netflix Dikhawatirkan Bisa Gerus Keberadaan TV Nasional – Layanan video streaming asal Amerika Serikat. Netflix, secara resmi telah masuk di Indonesia. Namun selain banyak pihak yang menyambut gembira Nateflix, ada juga yang menganggap kehadirkan layanan penyedia konten video ini bisa berdampak buruk bagi Indonesia. Terutama untuk keberadaan layanan TV berbayar yang sudah lebih dulu eksis. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah diminta segera mengambil langkah tegas agar Netflix tidak sampai mengganggu pelaku lokal yang ada saat ini.

Kehadiran Netflix Ditakutkan Bisa Bunuh Industri TV Nasional

“Layanan ini (Netflix) juga dapat menggerus TV berlangganan atau berbayar yang sudah ada. Bahkan, bisa menghantam industri film nasional,” ujar Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, dikutip dari laman Autotekno Sindonews, hari Sabtu (23/1).

Heru mengungkapkan jika Netflix selain hanya megganggu pasaran industri TV berbayar namun juga bisa mematikan siaran TV mainstream. Heru berasumsi Netflix bisa berakibat menghilangkan iklan pada siaran TV nasional, karena pengguna memilih beralih ke layanan streaming.

“Bayangkan saja, kalau TV Nasional itu kebanyakan pemasukannya dari iklan. Kalau iklan yang ada kian tersedot ke internet, maka lambat laun TV Nasional pasti tergerus. Lalu pada akhirnya para pelaku lokal juga akan berat untuk menjalankan bisnis TV swasta,” tambah Heru.

Agar permasalahan Netflix tidak sampai mengganggu industri TV nasional, Heru mengharapkan keseriusan dari Pemerintah terutama mengenai perundang-undangan yang ada saat ini.

“Sebelum Netflix memenuhi aturan Undang-Undang yang ada, sebaiknya diberhentikan terlebih dahulu. Pasalnya, ada mekanisme yang tidak sesuai dengan aturan terkait sensor tayangan layanan tersebut, oleh karena itu Pemerintah harus bertindak tegas,” tutupnya.

Sebelumnya Netflix memang sudah mengundang banyak kontra dari beberapa pihak. Bahkan banyak kalangan yang berharap agar layanan online ini segera di-Stop karena tidak bisa memenuhi peraturan perundang-undangan yang ada, terutama mengenai Undang-undang Penyiaran ITE dan Perfilman. Selama ini Netflix diduga memiliki mekanisme yang kurang ideal mengenai regulasi sensor sebuah tayangan.

Layanan digital video streaming Netflix yang datang ke Indonesia melengkapi ekspansinya di 130 negara. Dengan hadirnya Netflix, bisnis online di Indonesia kini semakin ramai dengan pihak asing. Baca juga Demi Eksistensi di iPhone, Google Bayar Apple Triliunan Rupiah dan Jumlah Teman Facebook yang Ideal Adalah 150 Orang.

Top