TKDN Ponsel 4G, Apa Kabar?

Sudah Sejauh Mana Perkembangan Mengenai  Aturan Main TKDN? – Saat ini beberapa vendor ponsel 4G asal luar negeri yang hendak memasarkan produknya di Indonesia, harus memenuhi standar TKDN yaitu Tingkat Kandungan Dalam Negeri, dimana untuk setiap produk luar negeri harus ada komponen atau bagian yang dibuat di Indonesia bukan lagi merupakan impor secara utuh. Lalu, sudah sejauh mana perkembangan TKDN ini? Informasi secara lebih detai dari aturan TKDN memang tinggal menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pasalnya, beberapa vendor luar seperti Samsung dan Lenovo juga telah melakukan aturan tersebut. Namun, hingga saat ini sepertinya masih sepi-sepi saja.

sudah-sejauh-mana-perkembangan-mengenai-aturan-main-tkdn

Kabarnya, dengan diberlakukan aturan TKDN ini nantinya akan menjadi salah satu jalan bagi perekonomian dalam negeri menjadi semakin kuat. Hal tersebut juga telah dibahas langsung oleh peringgi Negara yaitu Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Untuk peraturan TKDN tersebut, perangkat ponsel dengan teknolgi 4G yang diimpor dari luar negeri telah ditentukan agar terdapat kandungan dalam negeri sebesar 30 persen dan diberlakukan mulai tahun 2017 mendatang. Dengan demikian, untuk setiap gadget berteknologi tersebut harus memenuhi kadar sebesar itu agar mendapatkan izin pemasaran di pasaran dalam negeri.

Setelah dinyatak kadar kandungan dalam negeri sebesar 30 persen, kini pertanyaan yang timbul adalah detai dari 30 persen tersebut terdiri dari apa saja? Untuk pertanyaan tersebut memang hingga kini masih belum diumumkan jawabannya oleh Kemenperin. Saat ini pihak kementerian, tengah dalam proses penyesuaian agar nantinya keputusan dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.

Berdasarkan keterangan dari I GustI Putu Suryawirawan selaku Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Trnasportasi dan Elektronika Kemenperin pada saat peluncuran 4G LTE Revolusi Digita yang dilansir dari halaman Kompas Tekno, Sabtu (12/12/2015),”Rancangan TKDN saat ini terdiri dari hardware dan software. Sudah ada lima skema terkait hal itu, pertama yang 100 persen hardware dan 100 persen software,” terangnya.

Kemudian ia menambahkan bahwa dari skema tersebut juga diberikan komposisi berbeda perbandingan antara hardware dan software yaitu 75:25 persen, 50:50 persen lalu yang terakhir adalah 25:75 persen.

Nah, skema-skema tersebutlah yang kabarnya saat ini tengah dibahas oleh pihak-pihak yang bersnagkutan dan masih belum mencapai keputusan final. Baca juga Infinix Note 2 Belum Memenuhi TKDN dan Hologram yang Bisa Disentuh Selangkah Lagi Menjadi Kenyataan

 

Top