Registrasi Kartu Perdana Diperketat, Penipu Via SMS Mudah Dilacak

Prosedur Registrasi Kartu Perdana Seluler Bakalan Diperketat – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia mengeluarkan aturan baru mengenai prosedur registrasi kartu perdana seluler bagi pelanggan jasa telekomunikasi. Aturan ini diterapkan bagi pelanggan prabayar dan pascabayar yang menggunakan jasa telekomunikasi dari provider di Indonesia. Dalam aturan baru ini, nantinya pelanggan seluler di Indonesia wajib untuk melakukan registrasi di outlet resmi.

prosedur-registrasi-kartu-perdana-seluler-bakalan-diperketat

Seperti dikutip dari laman Merdeka, Peraturan baru yang dikeluarkan oleh Kemenkominfo ini tertuang lewat Peraturan Menteri nomor 23/M.Kominfo/10/2005 tentang registrasi terhadap pelanggan jasa telekomunikasi. Tujuan dari diberlakukannya peraturan tersebut memiliki beberapa tujuan. Selain berguna dalam penertiban pelanggan, juga dimaksudkan agar kejadian penipuan melalui SMS yang belakangan ini marak terjadi bisa ditekan seminimal mungkin.

“Jadi intinya, karena sekarang ini orang udah terbiasa melakukan registrasi sembarang, maka berdampak kepada mereka yang berniat jahat merasa cuek karena tidak diketahui identitasnya. Tapi nanti, kalau dia beli kartu baru, dia gak bisa registrasi sendiri. Harus melalui outlet resmi,” kata I Ketut Prihadi Kresna, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Belakangan ini, penipuan melalui SMS memang marak terjadi. SMS tersebut biasanya berupa spam dengan kalimat-kalimat penipuan. Modusnya mulai dari kabar telah memenangkan undian tertentu, hingga mengecoh korban dengan urusan jual beli sesuatu. Banyak korban yang telah kehilangan uangnya akibat penipuan ini. Dengan pengetatan dalam registrasi kartu perdana seluler ini, nantinya identitas penipu dapat dengan mudah dilacak dan akhirnya dikenai sanksi karena tindakan pidana.

“Pada saat dia misalnya melakukan dan ditemukan menipu, ya kan bisa larinya ke pidana. Itu di luar ranahnya telekomunikas. Itu udah ranah apa yang dilakukan kejahatan di situ. Cuman dia melakukan dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi untuk berbuat seperti itu kan,” katanya.

Penipuan melalui SMS memang semakin meresahkan pelanggan telekomunikasi. Dengan peraturan baru yang mewajibkan pengguna kartu perdana seluler baru untuk melakukan registrasi di outlet resmi diharapkan bisa menekan angka penipuan melalui modus SMS spam. Baca juga Kerja Sama Tinder dan NHS Mudahkan Pencarian Donor Organ Tubuh dan Ilmuwan Kembangkan Inovasi Pengisian Baterai Ponsel dengan Urine.

Top