Microsoft : Di Bagian Manakah Net Neutrality Itu?

Microsoft Kritik Fasilitas Internet Gratis dari Facebook – Belakangan ini memang sedang santer kabar akan akses jejaring sosial Facebook bayar biaya internet, alias akses Facebook secara gratis. Namun rupanya hal tersebut mendapat kritikan pedas dari Bashkar Pramanik, Bos Microsoft India.

microsoft-kritik-fasilitas-internet-gratis-dari-facebook

Menurutnya, Facebook tidak seharusnya menyamakan layanan akses Facebook dengan internet gratis tersebut dengan net neutrality.

Berdasarkan kutipan yang dilansir pada halaman Kompas Tekno, Kamis (31/12/2015),”Saya pikir tindakan Facebook tidak berkaitan dengan net neutrality. Mereka Cuma membantu first time user untuk mengenal internet dan mesti menyebutnya seperti itu,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa net neutrality sendiri adalah merupakan sebuah prinsip dimana penyedia akses internet dan juga pihak pemerintah memberikan layanan akses internet terhadap seluruh permintaan data yang setara tanpa adanya diskriminasi.

Pada konsep net neutrality tersebut penyedia layanan internet juga memberikan tarif yang seragam tidak ada perbedaan, bukan berdasarkan konten yang diminta pengguna ataupun aplikasi yang digunakan.

Sedangkan untuk layanan internet gratis milik Facebook di India yang diberi nama Free Basic tersebut merupakan salah satu bagian dari Internet.org. Dimana Internet.org tersebut merupakan hasil kerja sama dari perusahaan asal Amerika Serikat dengan operator lokal untuk menyediakan fasilitas akses internet dengan harga yang sangat murah.

Namun, seperti informasi Bussines Insider yang dilansir pada sumber yang sama mengatakan bahwa sebagian pihak mengkhawatirkan bahwa nantinya Facebook akan terlalu kuat dalam mengendalikan Free Basic serta layanannya.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan oleh beberapa pihak, akhirnya pemerintah India memerintahkan operator lokal untuk memblokir akses ke Internet.org. Sementara itu, hingga saat ini pihak terkait tengah dalam proses pembahasan yang lebih lanjut mengenai batas-batas harga standar yang boleh dibebankan kepada pengguna. Karena pada layanan Free Basic ini, pengguna dengan konten dan aplikasi lebih banyak  tentu saja akan dikenai biaya tambahan.

“Jika pengguna mesti membayar lebih karena memiliki sepaket aplikasi pilihan sendiri, lalu diarahkan ke paket tertentu karena operator mengatakan akan memberikan gratis, di bagian manakah net neutrality itu?” begitulah pertanyaan yang dilontarkan oleh Pramanik. Baca juga Project Loon Indonesia Masih Terganjal Alokasi Frekuensi dari Operator dan Facebook Lakukan Pembaruan Bisa Diakses Offline

Top