Didera Virus Smartphone, Feature Phone Belum akan Mati

Ponsel Jadul Masih Terus Bertahan di Era Smartphone – Saat ini di seluruh dunia bukan hanya di Indonesia, memang virus smartphone tidak bisa dibendung lagi. Kian waktu, semakin banyak vendor yang menawarkan sejumlah pembaruan aplikasi untuk produk smartphone mereka kepada konsumen. Tetapi meskipun pertumbuhan smartphone terus meningkat, termasuk di Indonesia, hal tersebut belum mampu menjungkalkan keberadaan feature phone di dalam negeri.

Didera Virus Smartphone, Feature Phone Belum akan Mati

Diungkapkan oleh PT International Data Coroporation (IDC) Indonesia, IDC menyatakan jika feature phone masih akan terus hidup di Tanah Air, sekalipun smartphone terus menggerus pasarannya. Hal ini dikarenakan, di Indonesia sendiri masih ada golongan yang fanatik terhadap feature phone lantaran pada ponsel jadul mereka lebih mudah mengoperasikan sebagai alat komunikasi.

“Feature phone itu tidak akan pernah mati atau hilang di pasaran. Sebab, masih ada segmen yang membutuhkannya seperti orang tua yang tidak bisa mengikuti perkembangan ponsel yang kian dinamis. Mereka hanya ingin suara atau SMS, yang lebih simpel,” ujar Reza Haryo yang menjabat sebagai Senior Market Analyst PT IDC Indonesia, seperti dikutip dari portal Viva.co.id, hari Jumat (18/12).

Reza juga memberikan data mengenai pangsa pasar ponsel di Indonesia secara menyeluruh, dimana dari data tersebut memang untuk smartphone terus terjadi peningkatan. Menurut Reza, saat ini smartphone masih mendominasi pangsa pasar sebesar 55 persen. Sedangkan prosentase yang lain masih diisi oleh feature phone yang berhasil menempati 45 persen pangsa pasar di Tanah Air.

“Tahun depan, diperkirakan menurun hanya tiga persen, jadi 43 persen,” tambahnya kemudian.

Jauh hari IDC Indonesia juga meramalkan jika tahun 2016, pasar smartphone akan terus tumbuh menjulang. Hal ini karena akan banyak vendor smartphone yang mengekspansi pasar gadget dalam negeri lewat flagship andalan mereka dengan jumlah yang tidak sedikit. Apalagi trend konsumen juga semakin menunjukkan keinginan terhadap smartphone semakin besar, sehingga otomatis permintaan pasar terus tumbuh.

Dari data IDC Indonesia, untuk tahun ini jumlah smartphone yang masuk ke pasar Indonesia sudah mencapai 28 juta unit, dan akan naik sekitar 21 persen pada tahun 2016 nanti dengan jumlah smartphone bisa mencapai 34 juta unit. Baca juga Google Umumkan Penelusuran Terpopuler Netizen Indonesia Tahun 2015 dan Pria Justru Mendominasi di Hari Belanja Online Nasional.

Top