Blokir Aplikasi WhatsApp, Mengapa?

Di Tengah Populernya WhatsApp, Brasil Justru Minta Matikan Aplikasi Ini –  Saat ini, siapa yang tak mengenal WhatsApp. Aplikasi pesan Instan yang telah digunakan oleh hampir seluruh pengguna smartphone. WhatsApp juga telah mencapai rating aplikasi pesan instan paling tinggi diantara, Path, Line dan aplikasi serupa lainnya. Namun, diantara penggemar aplikasi ini ada juga Negara yang justru ingin memblokirnya. Mengapa?

di-tengah-populernya-whatsapp-brasil-justru-minta-matikan-aplikasi-ini

Brasil, Negara yang seolah kontra dengan keberadaan WhatsApp. Negara yang terletak di ujung timur Benua Amerika ini meminta untuk mematikan aplikasi WhatsApp. Rupanya, permintaan ini  dilatarbelaknagi oleh pengadilan negeri di Negara tersebut untuk mematikan dan memblokir layanan aplikasi online selama 48 jam. Aktivitas tersebut dimulai sejak hari Kamis tengah malam waktu setempat.

Berdasarkan laporan dari The Verge, yang dilansir dari halaman techno.okezone Jumat (18/12/2015), yang menyatakan bahwa seorang hakim di Kota Sao Pulo telah memprakarsai adanya blockade terhadap layanan yang menyatakan bahwa salah satu perusahaan telekomunikasi di Brasil meminta untuk menghentikan penggunaan atas aplikasi pesan instan yang saat ini cukup populer di dunia termasuk Brasil sendiri. Namun, pada laporan tersebut tidak dicantumkan nama dari perusahaan atau pihak individu yang memegang tanggung jawab atas perintah tersebut.

Perusahaan telekomunikasi di Brasil, telah melakukan berbagai upaya agar pertumbuhan penggunaan WhatsApp di negaranya dapat terhenti. Bahkan, sempat juga memberikan argumentasi terhadap pemerintah bahwa penggunaan aplikasi pesan instan secara gratis tersebut tidak diatur dalam catatan hokum dan illegal serta menjadikan pengguna yang mengambil layanan kontrak ponsel mengalami penurunan drastis.

Sebelumnya, pada awal tahun 2015 ini Amos Genish, selaku presiden perusahaan telekomunikasi di Brasil telah menyebutkan bahwa aplikasi WhatsApp merupakan sebuah pembajakan murni. Namun, hingga saat ini upaya perusahaan tersebut masih gagal, hingga pada akhirnya peraturan pemerintah untuk menutup aplikasi pesan instan selama 48 jam tersebut menjadi upaya awal dari perubahan yang diinginkan oleh perusahaan telekomunikasi di Brasil tersebut.

Melatarbelakangi upaya-upaya ini, Brasil memang telah menjadi juara sebagai netralis bersih untuk beberapa tahun yang lalu melalui landmark internet “Bill of Rights” yang membatasi pemantauan online penggunanya serta memulai rencana yang cukup ambisius dalam memisahkan diri dari Internet Amerika yang dibangun berdasarkan skandal mata-mata NSA. Baca juga Versi Terbaru WhatsApp Hadirkan Link Preview dalam Percakapan dan Penelitian Dua Universitas Temukan Indikasi Pelanggaran Privasi oleh WhatsApp

 

Top