Waduh, Ternyata E-Mail Juga Bisa Tebar Racun Berbahaya

E-mail Ternyata Juga Hasilkan Racun Karbondioksida – Jika kita hanya mengira sebuah polusi atau racun berbahaya hanya dihasilkan oleh sesuatu yang bersifat fisik, tampaknya anggapan tersebut kini sudah bisa disanggah. Dimana fakta mengejutkan berhasil diungkap terkait racun karbondioksida. Diberitakan jika karbondioksida beracun tidak hanya bisa kita jumpai pada beberapa benda kasat mata, melainkan juga e-mail yang merupakan sebuah file komputerpun bisa menghasilkan zat serupa.

Waduh, Ternyata E-mail Juga Bisa Tebar Racun Berbahaya

Beberapa ilmuwan berhasil membuka tabir tersebut, dengan memperkirakan jika sebuah e-mail yang dikirim atau diterima oleh pengguna mengandung sekitar 4 gram zat karbondioksida beracun. Artinya saat kita mengirimkan e-mail sebanyak 65 kali, hal tersebut setara dengan jumlah karbon yang sama dihasilkan oleh mobil yang menempuh jarak 65 kilometer.

Penelitian ini disampaikan oleh perusahaan keamanan McAfee dalam laporannya berjudul Carbon Footprint of Spam. Dalam prediksinya, juga disampaikan jika setiap pengguna yang memforward e-mail tersebut, berarti juga ikut serta menambahkan karbondioksida sebanyak 6 gram ke dalam atmosfer.

Zat karbon termasuk salah satu zat yang banyak dihasilkan oleh umat manusia dan menyumbang total gas rumah kaca yang bisa memperburuk kondisi atmosfer bumi. Dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia, rata-rata manusia di bumi mengirimkan sebanyak 125 email di setiap harinya.

“Ketika mengirimkan e-mail, gas rumah kaca dihasilkan dari komputer yang beroperasi, berikut server dan router. Bahkan menerima e-mail spam, meski tidak dibuka, menambahkan karbondioksida sampai 0,3 gram,” ujar pihak McAfee, seperti dikutip dari Viva.co.id, Senin, 30 November 2015.

Begitu juga dengan spam, yang turut menyumbang zat karbon secara global. Diungkapkan oleh McAfee, jumlah zat yang dihasilkan oleh e-mail spam sama dengan jumlah gas rumah kaca yang diproduksi oleh 3,1 juta pengendara mobil dengan konsumsi dua miliar galon bensin dalam jangka waktu satu tahun.

Selain itu juga terungkap fakta aneh lainnya, dimana ternyata mengetik keyword pencarian di laman Google dengan laptop-pun juga bisa meninggalkan jejak karbon sebanyak 0,2 gram. Jumlah karbon yang dihasilkan oleh PC lebih banyak lagi bsia berkisar sampai 4,5 gram. Sedangkan jika mengirim pesan lewat SMS di ponsel, bisa menghasilkan zat karbon sebesar 0.014 gram. Tas plastik belanjaan menghasilkan zat karbon sampai 10 gram, sementara kertas belanjaan menghasilkan 40 gram karbon dioksida. Baca juga Solusi Bagi Penyimpanan  Data Warga Rusia Gunakan Tenaga Nuklir dan Apple Pencil Dapat Diruncingkan dengan Mesin Serut?.

Top