Tiga Menteri Sambut Kelahiran Lenovo ‘Made in Indonesia’

Tiga Menteri Antusias Sambut Kelahiran Smartphone 4G Buatan Indonesia – Tiga menteri kabinet presiden Joko Widodo, melakukan agenda berkumpul bersama untuk turut serta meresmikan kehadiran flagship smartphone murah 4G yang notabene dibuat di Indonesia. Tiga menteri tersebut antara lain Menkominfo Rudiantara, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Tiga Menteri Sambut Kelahiran Lenovo 'Made in Indonesia’

Seperti yang kita ketahui smartphone murah di bawah Rp 1 juta adalah smartphone Lenovo yang dirakit dan diproduksi di dalam negeri, tepatnya di pabrik Tridharma Kencana (TDK) di Serang, Banten. Smartphone dengan seri Lenovo A6010 dan A2010 dirilis secara resmi hari Rabu (4/11) kemarin bertempat di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Sedangkan kedatangan tiga menteri tersebut adalah langkah untuk mengapresiasi Lenovo yang serius untuk menyatakan dukungan terhadap program Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30% yang akan digulirkan mulai dari 1 Januari 2017 mendatang.

“Walaupun TKDN yang ada di kandungan ponsel 4G Lenovo ini baru 20% tapi tetap kami apresiasi. Mudah-mudahan di 2017 nanti harusnya sudah bisa 30%. Kalau belum 30%, nanti akan ditegur sama Pak Thomas Lembong jadi tak bisa jualan,” kata Rudiantara dalam sambutannya, dikutip dari DetikInet. Kamis (5/11).

Kebijakan TKDN memang saat ini sedang digarap dan distimulus oleh menteri demi teknologi 4G yang bisa dinikmati di seluruh Indonesia. Dengan kebijakan ini pula, menteri berharap jika Indonesia tak hanya menjadi pasar yang menguntungkan bagi produsen saja.

“Apalagi dalam setahun terakhir, perputaran bisnis ponsel di Indonesia, termasuk yang dari pasar gelap, itu sekitar Rp 5 triliun.”

“Meskipun 4G di 1.800 MHz belum kita komersialisasikan, tapi sekarang sudah ada 10 juta handset 4G yang teregistrasi. Jadi kami dukung kalau ada yang bisa pasarkan ponsel 4G murah di bawah Rp 1 juta seperti Lenovo ini,” lanjut Menkominfo.

Begitu juga dengan dua menteri lain yang mendukung penuh langkah Lenovo untuk berinvestasi di Indonesia demi menciptakan pasar smartphone murah serta menekan jumlah impor ponsel.

“Ke depan, impor dikurangi tentu dengan membangun pabrik di Indonesia. Apa yang dilakukan Lenovo sejalan dengan keinginan pemerintah,” ujar Menperin Saleh Husin.

Sedangkan Menteri Perdagangan juga menyampaikan pendapatnya untuk dukungan terhadap Lenovo ke depan, dimana ia mengungkapkan pemerintah tidak akan menutup pintu untuk perusahaan yang berkomitmen besar berinvestasi di Indonesia seperti Lenovo.

“Upaya seperti ini harus dihargai. Kita tidak bisa begitu saja menutup keran impor ponsel karena mereka baru mampu TKDN 20%. Tapi perlu kita dorong lagi agar investasinya tidak sia-sia dan semakin besar di masa depan,” kata Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong. Baca juga Dua Ponsel Low-End Lenovo Dirakit di Indonesia dan Tahun Depan Project Loon Google Hanya Melakuakan Tes.

Top